Penelitian menggunakan software EViews (Econometric Views) sering menjadi pilihan alat olah data pada penelitian di bidang ekonomi, keuangan, manajemen, dan akuntansi. EViews berbeda dengan software olah data lainnya, karena EViews memiliki keunggulan dalam menganalisis data ekonometrika dengan antarmuka yang jauh lebih praktis.
Jika penelitian kamu terkait dengan bidang ekonomi, keuangan, manajemen, dan akuntansi maka EViews bisa menjadi pilihan yang tepat untuk olah data kamu. Yuk, simak langkah penggunaannya, agar kamu sebagai pemula bisa olah data menggunakan EViews secara praktis!
Baca juga: Mengapa Mahasiswa Harus Menanggapi Plagiarisme dengan Serius dalam Penulisan Akademik
Kenapa EViews Jadi Pilihan Utama untuk Olah Data di Bidang Ekonomi, Keuangan, Manajemen, dan Akuntansi?
Penelitian di bidang akuntansi dan keuangan sangat bergantung pada pergerakan angka dari waktu ke waktu (time series) seperti fluktuasi inflasi, harga saham harian, hingga kinerja keuangan perusahaan selama lima tahun berturut-turut. EViews diciptakan secara spesifik untuk menangani karakteristik data tersebut.
EViews juga dapat diandalkan dalam analisis regresi linear, time series, dan data panel. Dengan algoritma yang disesuaikan untuk kebutuhan ekonometrika, EViews memungkinkan kamu meramalkan (forecasting) kondisi ekonomi masa depan berdasarkan data historis secara lebih akurat dan terstruktur dibandingkan software statistik pada umumnya.
Fitur Andalan EViews yang Paling Sering Dipakai Peneliti
Bagi mahasiswa atau peneliti pemula, kamu tidak harus menguasai semua fitur yang ada di dalam aplikasi EViews. Kamu bisa fokus pada fitur utama yang dapat diandalkan pada penelitian kamu yang paling krusial dan sering muncul pada penelitian terdahulu. Beberapa fitur tersebut yaitu:
1. Analisis Data Panel dan Time Series
Ini adalah fitur inti EViews. Kamu bisa dengan mudah menggabungkan data cross-section, misalnya membandingkan 10 perusahaan perbankan. Kamu dapat melakukan hal tersebut dengan time series, misalnya selama periode 2018-2023.
2. Uji Asumsi Klasik Otomatis
Mulai dari uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, hingga autokorelasi, semuanya bisa diproses dan diselesaikan hanya dengan beberapa klik di menu View. Sehingga EViews bisa kamu gunakan untuk penelitian kamu yang menggunakan pendekatan kuantitatif.
3. Pemodelan VAR (Vector Autoregressive) atau VECM (Vector Error Correction Model)
Pemodelan VAR dan VECM adalah model di mana menggunakan metode analisis ekonometrika untuk data time series yang memperlakukan semua variabel penelitian dalam model dan saling mempengaruhi satu sama lain.
Fitur ini sangat berguna untuk penelitian manajemen keuangan makro yang membutuhkan analisis hubungan jangka panjang dan pendek antar variabel ekonomi.
Langkah Mudah Memulai Olah Data dengan EViews
Bagi kamu yang pemula dalam penelitian atau olah data menggunakan EViews, tampilan layar EViews yang terlihat polos mungkin akan tampak kaku. Namun penggunaan alur kerjanya sangat logis dan sistematis. Berikut adalah langkah penggunaannya:
1. Siapkan Tabulasi Data di Excel
Buka Microsoft Excel dan susun datamu dengan urutan kolom berderet ke samping yaitu:
- Nama Perusahaan/Entitas
- Tahun (Periode)
- Variabel Dependen (Y)
- Variabel Independen (X1, X2, dan seterusnya).
Setelahnya, simpan file dalam format .xlsx atau .xls. Pastikan penulisan desimal seragam dan tidak ada sel yang dibiarkan kosong agar tidak terjadi error pembacaan sistem.
2. Import Data dari Excel ke EViews
Setelah menyiapkan data di Excel, sekarang kamu akan lakukan import data ke EViews dengan langkah berikut:
- Buka aplikasi EViews di laptop atau PC kamu.
- Klik menu File di sudut kiri atas layar.
- Klik New, lalu klik Workfile. Akan muncul kotak dialog baru.
- Pada bagian dropdown Workfile structure type.
- Pilih Dated – regular frequency (jika kamu memakai data time series) atau Balanced Panel (jika memakai data panel).
- Isi kolom Start date dengan tahun awal penelitian dan End date dengan tahun akhir.
- Lalu klik OK.
- Untuk memasukkan data, klik File.
- Klik Import.
- Kemudian pilih Import from file….
- Cari file Excel yang sudah kamu rapikan tadi.
- Klik Open.
- Lalu ikuti wizard yang muncul dan klik Finish.
3. Lakukan Estimasi Persamaan dan Pemilihan Model
Langkah setelah import file dari Excel ke EViews, selanjutnya kamu bisa melakukan estimasi persamaan dan pemilihan model pada penelitian kamu. Caranya yaitu:
- Di menu utama atas, klik Quick lalu pilih Estimate Equation.
- Pada kotak Equation specification, ketik rumus variabel penelitianmu secara berurutan, dipisahkan dengan spasi, dengan format: Y C X1 X2 (Y adalah variabel dependen, C adalah konstanta wajib, X1 dan X2 adalah variabel independen).
- Klik OK. Sebuah jendela Equation berisi tabel angka akan muncul.
Khusus pengguna data panel, kamu wajib melakukan pemilihan model langsung dari jendela Equation ini:
1) Uji Chow
- Di jendela Equation, klik tombol View di pojok kiri atas jendela.
- Kemudian klik Fixed/Random Effects Testing.
- Lalu kamu klik Redudant Fixed Effects – Likelihood Ratio.
2) Uji Hausman
- Kembali klik View.
- Lalu pilih kembali Fixed/Random Testing.
- Dilanjut dengan Correlated Random Effects – Hausman Test.
4. Melakukan Uji Asumsi Klasik di EViews
Selanjutnya kamu akan melakukan uji asumsi klasik. Tetap berada di jendela hasil Equation yang sama pada EViews, kamu perlu untuk memastikan bahwa data terbebas dari masalah ekonometrika. Kamu bisa kembali menggunakan tombol View pada jendela tersebut untuk melakukan rangkaian uji kelayakan.
1) Uji Normalitas
- Setelah klik View, kamu klik Residual Diagnostics.
- Lalu dilanjut klik Histogram – Normality Test.
2) Uji Multikolinearitas
- Setelah klik View, klik Coefficient Diagnostics.
- Kemudian klik Variance Inflation Factors.
3) Uji Heteroskedastisitas
- Setelah klik View, klik bagian Residual Diagnostics.
- Lanjut dengan klik Heteroskedasticity Tests….
4) Uji Autokorelasi
- Setelah klik View, klik Residual Diagnostics.
- Klik pada Serial Correlation LM Test….
5. Baca Output Regresi untuk Uji Hipotesis Penelitian di EViews
Bagian ini adalah tahap terakhir untuk olah data penelitian menggunakan EViews. Apabila tampilan pada aplikasi EViews berubah, kamu bisa mengembalikan ke tabel utama dengan klik View, lalu klik Estimation Output.
Output tersebut bisa kamu lihat sebagai berikut:
- Uji t (Pasial): lihat kolom Prob. yang sejajar dengan masing-masing variabel X.
- Uji F (Simultan): angka di baris Prob(F-statistic) di bagian kiri bawah tabel.
- Koefisien Determinasi: lihat nilai pada baris R-squared di kolom sebelah kiri.
Baca juga: Data Penelitian Kuantitatif Tidak Normal? Begini Cara mengatasinya!
Solusi Jika Data Tidak Lolos Uji Asumsi Klasik
Salah satu kesalahan umum yang sering menjebak peneliti pemula adalah memaksakan data yang cacat untuk terus diolah. Jika hasil datamu ternyata tidak lolos uji asumsi klasik di EViews, jangan langsung panik atau mengambil jalan pintas memanipulasi angka.
Berdasarkan praktik di berbagai jurnal terakreditasi, kamu bisa melakukan transformasi data seperti mengubah variabel ke dalam bentuk Logaritma Natural/LN, melakukan trimming atau membuang data outlier yang ekstrem, atau mengganti metode estimasi pengujian sesuai dengan referensi jurnal pendukungmu. Dengan memahami fundamental ini, proses olah data tidak lagi menjadi hambatan, melainkan jembatan untuk menghasilkan penelitian yang kredibel.
Tapi apabila kamu gak mau ribet untuk olah data keseluruhan sendirian, kamu bisa menggunakan jasa oleh data oleh MyData. Para ahli akan membantu olah data penelitian kamu hingga tuntas. Sehingga kamu akan menghemat waktu dan tenaga.
Ayo konsultasi sekarang, supaya penelitian menggunakan EViews kamu bisa selesai lebih cepat!
Follow media sosial TikTok dan Instagram MyData untuk dapatkan informasi dan penawaran menarik lainnya!







