Mengelola Open Journal Systems (OJS) sering kali terasa menantang, terutama ketika jumlah naskah yang masuk sangat sepi padahal tenggat waktu terbit sudah dekat. Masalah utamanya biasanya bukan pada kurangnya jumlah peneliti, tetapi kurangnya tingkat kepercayaan mereka terhadap platform yang kamu kelola. Peneliti tentu tidak ingin mempertaruhkan riset berharga mereka pada jurnal yang reputasinya diragukan.
Dari situlah kredibilitas OJS memegang peranan yang krusial. Lalu, apa sebenarnya kredibilitas OJS, siapa yang harus mengusahakannya, dan bagaimana cara membangunnya? Simak di artikel ini!
Apa Itu Kredibilitas OJS dalam Jurnal Ilmiah?
Kredibilitas OJS adalah tingkat kepercayaan, reputasi, dan pengakuan akademik terhadap sebuah jurnal ilmiah yang dikelola menggunakan sistem digital. Kredibilitas ini menjadi bukti bahwa jurnal yang dikelola beroperasi secara profesional, mematuhi standar yang berlaku, serta menjaga ketat etika publikasi ilmiah. Jurnal yang kredibel tidak hanya bisa diakses secara online, tetapi juga diakui kualitas dan legalitasnya oleh komunitas akademik.
Kredibilitas OJS sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengelola jurnal (tim editorial, manajer jurnal, dan instansi perguruan tinggi atau lembaga penerbit). Sebagai pengelola, kamu wajib membangun dan merawat sistem ini dari awal hingga naskah berhasil dipublikasikan.
OJS yang terdapat kredibilitas ini ditujukan untuk para peneliti, dosen, dan mahasiswa yang berposisi sebagai penulis. Biasanya peneliti membutuhkan jurnal bereputasi agar karya ilmiah mereka diakui secara institusional serta valid digunakan sebagai syarat kelulusan atau kenaikan pangkat (KUM). Sehingga kredibilitas OJS akan sangat diperhatikan oleh para peneliti.
Fungsi Utama dari Kredibilitas OJS
Membangun sistem yang terpercaya bukan hanya menjadi formalitas administrasi. Kredibilitas OJS memiliki fungsi strategis bagi kelangsungan jurnalmu, yaitu:
- Peneliti akan merasa aman dan berlomba-lomba menyetorkan karya terbaik mereka.
- Akselerator indeksasi dan menjadi fondasi mutlak agar jurnal mudah lolos evaluasi ketat dari lembaga pengindeks bergengsi seperti SINTA, DOAJ, maupun Scopus.
- Peningkat sitasi, artikel di jurnal yang tepercaya akan lebih sering dirujuk oleh akademisi lain, sehingga Impact Factor jurnal ikut naik.
- OJS secara profesional akan menyumbang poin besar pada nilai akreditasi kampus atau lembaga yang menaunginya.
5 Langkah Bangun Kredibilitas OJS
Setelah mengetahui apa itu kredibilitas OJS dan juga fungsinya, kamu sebagai pengelola jurnal ilmiah perlu mengetahui langkah-langkah untuk bangun kredibilitas OJS. Langkah tersebut di antaranya:
1. Rancang Tampilan dan Navigasi yang Profesional
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pastikan OJS kamu memiliki antarmuka yang rapi dan mudah dinavigasi. Penulis harus dengan mudah menemukan informasi krusial seperti author guidelines, susunan editorial team, kebijakan akses terbuka, Template artikel, dan rincian biaya (jika ada). Tautan yang rusak (broken link) atau menu yang membingungkan akan membuat jurnal terlihat tidak terurus dengan baik.
2. Transparansi Sistem Peer Review
Kualitas sebuah jurnal ilmiah sangat bergantung pada proses penyaringannya. Terapkan dan jelaskan secara detail mengenai sistem Double-Blind Peer Review di halaman jurnal. Peneliti sangat menghargai jurnal yang mampu memberikan catatan revisi (feedback) yang konstruktif dan objektif, bukan jurnal yang menerima naskah asal-asalan tanpa peninjauan substantif.
3. Konsistensi Terbitan dan Penyematan DOI
Ketepatan waktu adalah tolok ukur profesionalisme pengelola. Pastikan volume dan nomor jurnal selalu diterbitkan sesuai jadwal yang telah diumumkan, tanpa ada penundaan. Selain itu, sebagai pengelola harus menyematkan Digital Object Identifier (DOI) yang aktif dari Crossref pada setiap artikel. DOI menjamin jejak digital naskah permanen dan mempermudah peneliti lain untuk melakukan sitasi.
4. Tegakkan Etika Publikasi secara Ketat
Jadilah jurnal yang bebas dari sengketa akademik. Buat pedoman etika publikasi yang jelas dengan mengadopsi standar Committee on Publication Ethics (COPE). Tunjukkan ketegasan kamu terhadap pelanggaran akademik dengan mewajibkan batas maksimal skor plagiarisme, serta gunakan alat pengecek orisinalitas berstandar industri seperti Turnitin atau iThenticate.
5. Daftarkan Jurnal ke Lembaga Pengindeks
Reputasi yang solid butuh pengakuan dari pihak ketiga. Mulailah mendaftarkan OJS kamu ke pangkalan data bereputasi secara bertahap. Awali dengan Google Scholar dan Garuda, lalu tingkatkan ke SINTA dan DOAJ, hingga akhirnya menargetkan Scopus atau Web of Science (WoS). Status indeksasi adalah bukti paling nyata bahwa kredibilitas OJS kamu diakui secara luas.
Pada beberapa langkah di atas, pastikan kamu melakukannya agar kredibilitas OJS kamu terbangun dan para peneliti akan tertarik untuk submit artikel di jurnal yang kamu kelola.
Strategi Akreditasi Jurnal SINTA dan Optimalisasi OJS 2027
Bagi kamu yang ingin memperdalam dan mendiskusikan mengenai pengoptimalan OJS, kamu bisa bergabung dengan Free Webinar Strategi Akreditasi Jurnal SINTA dan Optimalisasi OJS 2027 oleh Ebizmark Press.
Di webinar tersebut kamu akan mempelajari perubahan aturan akreditasi terbaru, memahami indikator penilaian jurnal, serta kuasai strategi optimalisasi OJS agar lebih siap menghadapi kebutuhan pengelolaan dan akreditasi jurnal menuju tahun 2027 bersama para narasumber berpengalaman di bidang publikasi ilmiah.
Ayo daftar sekarang juga, sebelum kelewatan kesempatan!








