{"id":875,"date":"2023-10-24T04:05:50","date_gmt":"2023-10-24T04:05:50","guid":{"rendered":"https:\/?p=875"},"modified":"2023-10-30T03:31:22","modified_gmt":"2023-10-30T03:31:22","slug":"distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/","title":{"rendered":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini"},"content":{"rendered":"\n<p>Kamu pastinya familiar dengan istilah distribusi normal jika kamu telah mempelajari statistika, tepatnya di bagian pembahasan peluang atau probabilitas. Peluang sendiri artinya adalah seberapa besar nilai kemungkinan yang akan terjadi pada sebuah peristiwa. Seperti yang telah kita ketahui, untuk menentukan besaran nilai peluang, kita perlu memakai beberapa rumus. Tapi sebenarnya ada beberapa kasus yang tidak bisa ditentukan hanya dengan rumus saja, namun dilihat juga berdasarkan distribusi normal yang tersebar.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, apa itu distribusi normal? Simak pembahasan berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Distribusi Normal<\/h2>\n\n\n\n<p>Terkadang disebut juga dengan distibusi gauss <em>(Gauss distribution), <\/em>distribusi normal adalah fungsi peluang (probabilitas) jenis variabel kontinu yang distribusi\/sebarannya akan terlihat seperti lonceng dengan lengkungan yang terletak di bagian atas. Bentuk distribusi normal ini sering disebut juga dengan kurva lonceng <em>(bell curves), <\/em>seperti gambar di bawah ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"612\" height=\"408\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp\" alt=\"contoh bell curve pada distribusi normal\" class=\"wp-image-897\" style=\"aspect-ratio:1.7804347826086957;width:418px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp 612w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1-300x200.webp 300w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Distribusi normal ini termasuk ke dalam jenis variabel kontinu karena pendekatannya menggunakan kurva normal. Apabila kamu belum tahu apa itu variabel kontinu, jadi variabel kontinu adalah variabel yang mencakup bilangan riil dan jumlahnya tidak terbatas. Variabel kontinu ini juga mencakup bilangan pecahan dan bilangan desimal. Contohnya, ada seorang atlet lari yang berhasil lari dengan jarak 100 meter dalam waktu 9,52 detik. Nah, angka tersebut disebut dengan variabel kontinu. Bisa dikatakan variabel kontinu ini berkebalikan dengan angka bulat (variabel diskrit).<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kita sambungkan, variabel-variabel kontinu ini hanya bisa didapatkan dengan menggunakan distribusi peluang kontinu, salah satunya adalah distribusi normal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Penggunaan Distribusi Normal<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang sudah dikatakan di atas, bentuk kurva distribusi normal adalah melengkung bagian atas dengan kedua sisinya yang melandai. Hal ini dapat disimpulkan bahwa nilai dari kedua sisi yang melandai tersebut adalah setara dan tidak bias, sehingga penilaian sesuatu akan jadi merata atau tidak berat sebelah. Contohnya dalam kehidupan sehari-hari, teori ini bisa digunakan ketika sedang evaluasi nilai siswa atau membagi pegawai ke dalam kelompok dengan kriteria yang sama. Penggunaan distribusi normal dalam contoh kasus tersebut akan menghasilkan pembagian yang adil.<\/p>\n\n\n\n<p>Manfaat yang lain adalah dapat membantu menentukan tingkat normalitas dan kecenderungan sentral. Artinya, pengukuran distribusi normal dapat digunakan untuk mengukur seberapa sering sesuatu terjadi dalam waktu tertentu, dan bisa juga mengukur berapa angka rata-rata yang dimiliki oleh sebagian besar populasi. Contohnya, peneliti ingin meneliti rata-rata berat badan dalam satu populasi yang besar. Hasil yang didapat ada kemungkinan bahwa angka berat badan akan mengikuti pola normalitas, di mana sebagian besar populasi memiliki suatu angka berat badan tertentu. Penggunaan distribusi normal atau distribusi Gauss memudahkan peneliti untuk mendapatkan data normalitas tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelas-gratis\/\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"289\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-1024x289.jpg\" alt=\"banner webinar gratis ebizmark\" class=\"wp-image-903\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-1024x289.jpg 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-300x85.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-768x217.jpg 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1.jpg 1240w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Parameter yang Digunakan<\/h2>\n\n\n\n<p>Bentuk kurva serta nilai peluang distribusi normal didapatkan dari dua parameter, yaitu mean (rata-rata) dan standar deviasi (simpangan baku).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Nilai Rata-Rata<\/h3>\n\n\n\n<p>Mean atau nilai rata-rata dalam distribusi normal akan menentukan di mana lokasi titik puncak (lengkungan dalam kurva lonceng), sedangkan nilai-nilai lainnya akan menyebar secara merata di dua sisi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Standar Deviasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Standar deviasi adalah perhitungan variabilitas yang mengukur seberapa lebar kurva distribusi normal. Fungsi standar ini adalah merepresentasikan seberapa jauh kecenderungan data dari posisi titik puncak data. Hal ini juga menunjukkan jarak (selisih) antara mean dengan data lain yang diobservasi. Apabila nilai standar deviasi semakin kecil, maka bentuk kurva akan semakin sempit dan runcing. Sebaliknya, apabila nilai standar deviasi semakin besar, maka kurva akan semakin lebar dan lebih tumpul.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Karakteristik Distribusi Normal<\/h2>\n\n\n\n<p>Distribusi normal yang simetris memiliki karakteristik sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Penyebaran mean, median, dan modus memiliki nilai yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li>Nilai titik puncak (rata-rata) berada di tengah-tengah kurva kemudian data lainnya menyebar pada sekitar garis lurus yang ditarik ke bawah dari titik tengah.<\/li>\n\n\n\n<li>Luas seluruh daerah di bawah kurva adalah 1, yaitu \u00bd sisi kanan dan \u00bd sisi kiri. Hal ini juga berlaku pada seluruh distribusi probabilitas kontinu.<\/li>\n\n\n\n<li>Maing-masing ekor kurva pada kedua sisi (kanan dan kiri) memanjang tidak terbatas, bahkan di beberapa kasus, ekor kurva bisa memotong sumbu horizontal.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Itulah pengertian, manfaat, parameter, dan karakteristik distribusi normal. Semoga artikel ini dapat menambah wawasanmu, ya!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/ecourse\/\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"290\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-1024x290.jpg\" alt=\"banner online course ebizmark\" class=\"wp-image-904\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-1024x290.jpg 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-300x85.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-768x217.jpg 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2.jpg 1241w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<p>Jangan lupa untuk mengunjungi laman kami, <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/pelatihan\/\">Ebizmark<\/a> serta ikuti Instagram kami, yaitu <a href=\"https:\/\/instagram.com\/ebizmark.id?igshid=MzRlODBiNWFlZA==\">@<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu pastinya familiar dengan istilah distribusi normal jika kamu telah mempelajari statistika, tepatnya di bagian&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[233,235,236],"newstopic":[],"class_list":["post-875","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-statistik","tag-distribusi-normal","tag-kurva-lonceng","tag-parameter-distribusi-normal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apakah kamu pernah mendengar istilah distribusi normal? Artikel ini akan membantu kamu mengetahui apa itu distribusi normal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apakah kamu pernah mendengar istilah distribusi normal? Artikel ini akan membantu kamu mengetahui apa itu distribusi normal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-24T04:05:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-30T03:31:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tasqiela Permata Fadia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tasqiela Permata Fadia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini - Ebizmark Blog","description":"Apakah kamu pernah mendengar istilah distribusi normal? Artikel ini akan membantu kamu mengetahui apa itu distribusi normal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini - Ebizmark Blog","og_description":"Apakah kamu pernah mendengar istilah distribusi normal? Artikel ini akan membantu kamu mengetahui apa itu distribusi normal.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2023-10-24T04:05:50+00:00","article_modified_time":"2023-10-30T03:31:22+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp","type":"","width":"","height":""}],"author":"Tasqiela Permata Fadia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tasqiela Permata Fadia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/"},"author":{"name":"Tasqiela Permata Fadia","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/dc5c129c59c83438e22698b1449e19d7"},"headline":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini","datePublished":"2023-10-24T04:05:50+00:00","dateModified":"2023-10-30T03:31:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/"},"wordCount":642,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp","keywords":["distribusi normal","kurva lonceng","parameter distribusi normal"],"articleSection":["Statistik"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/","name":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp","datePublished":"2023-10-24T04:05:50+00:00","dateModified":"2023-10-30T03:31:22+00:00","description":"Apakah kamu pernah mendengar istilah distribusi normal? Artikel ini akan membantu kamu mengetahui apa itu distribusi normal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/istockphoto-1213375664-612x612-1.webp","width":612,"height":408},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/distribusi-normal-cari-tahu-artinya-di-sini\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Distribusi Normal: Cari Tahu Artinya di Sini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/dc5c129c59c83438e22698b1449e19d7","name":"Tasqiela Permata Fadia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tasqiela Permata Fadia"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/tasqiela\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=875"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":910,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/875\/revisions\/910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=875"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}