{"id":800,"date":"2023-10-09T07:45:54","date_gmt":"2023-10-09T07:45:54","guid":{"rendered":"https:\/?p=800"},"modified":"2023-10-09T07:45:54","modified_gmt":"2023-10-09T07:45:54","slug":"tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/","title":{"rendered":"Tips Menyusun Pedoman Wawancara Skripsi!"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p>Pada sebuah penelitian terutama penelitian kualitatif, maka proses wawancara tidak akan lepas dalam prosesnya. Untuk mendapatkan data yang akurat dari narasumber maka teknik pengumpulan data wawancara wajib dilakukan. Namun untuk melakukannya tentu membutuhkan persiapan yang matang. Sering terjadi pada para mahasiswa khususnya mahasiswa sarjana yang sedang menyusun skripsi, mereka pasti diminta menyusun pedoman wawancara. Biasanya pedoman wawancara wajib dilampirkan pada proposal penelitian. Untuk itu, mari kita bahas apa saja tips yang bisa diimplementasikan untuk menyusun pedoman wawancara skripsi agar terasa lebih mudah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Fokus pada rumusan masalah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian terutama penelitian kualitatif, pasti terdapat identifikasi masalah atau fokus penelitian yang merupakan pecahan atau <em>breakdown<\/em> dari pertanyaan inti penelitian yang disebut dengan rumusan masalah. Misalnya, rumusan masalahnya, \u201cMengapa bintang bersinar?\u201d seperti pada lagu Petualangan Sherina. Kemudian terdapat tiga identifikasi masalah, yaitu (1) bagaimana bintang terbentuk, (2) terbuat dari elemen apa sajakah bintang, dan (3) bagaimana bintang bersinar sehingga terlihat dengan mata telanjang?<\/p>\n\n\n\n<p>Dari fokus penelitian tersebut, maka kita bisa <em>breakdown <\/em>kembali apa saja yang harus dipertanyakan kepada narasumber. Dari fokus penelitian tersebut kita bisa kembali membuat pertanyaan turunan. Tentunya pertanyaan yang disusun harus disesuaikan dengan jenis wawancara seperti apa yang kita pilih, apakah wawancara yang terstruktur, tidak terstruktur, atau semi terstruktur.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Pedoman wawancara harus runut<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Apapun jenis wawancaranya, intinya harus runut. Saat menyusun pedoman penelitian sebaiknya runut sesuai dengan identifikasi masalah atau fokus penelitian yang telah dibuat. Misalnya seperti yang disebutkan sebelumnya, fokus penelitian dimulai dari pertanyaan bagaimana bintang terbentuk. Maka pertanyaan pada pedoman wawancara dimulai dengan kapan bintang ditemukan, siapa yang menamai benda bersinar di angkasa dengan sebutan bintang, kemudian baru pada bagaimana proses bintang terbentuk menurut hasil penelitian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pertanyaan yang disusun secara runut pada pedoman penelitian akan memudahkan kita dalam menyusun transkrip. Selain transkrip wawancara, menulis pembahasan atau hasil penelitian pun akan lebih mudah karena sudah berurutan sesuai dengan desain kerangka penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Membuat tabel pertanyaan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memudahkan menyusun secara runut, terutama jika jenis wawancaranya terstruktur, maka sangat direkomendasikan untuk membuat tabel pertanyaan. Membagi pertanyaan dengan beberapa bagian berdasarkan fokus penelitian. Misalnya tabel dibagi menjadi nomor, fokus penelitian, pertanyaan turunan, dan narasumber yang akan menjawab. Namun jika wawancara semi terstruktur maka cukup menulis pertanyaan utama dan pertanyaan turunan secara berurutan.&nbsp;<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Ada baiknya pedoman wawancara yang kita buat di-<em>print <\/em>sebelum kita mewawancarai narasumber agar mudah dibaca. Kemudian siapkan perangkat perekam, seperti <em>recorder<\/em> atau ponsel dengan baterai <em>full<\/em>. Ini akan memudahkan kita mengeksekusi pedoman wawancara dengan baik.\u00a0\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><br>Semoga ketiga tips tersebut bisa membantu teman-teman yang sedang bingung atau masih ragu dalam menyusun pedoman wawancara. Jangan lupa untuk <em>update<\/em> informasi seputar penelitian\u00a0 di <a href=\"https:\/\">Blog Ebizmark<\/a> dan Instagram Ebizmark di <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\">@<\/a>. Semoga bermanfaat!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada sebuah penelitian terutama penelitian kualitatif, maka proses wawancara tidak akan lepas dalam prosesnya. Untuk&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-800","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pedoman Wawancara, Tiga Tips Untuk Menyusunnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pedoman wawancara disusun dengan fokus pada rumusan masalah penelitian, harus runut sesuai urutan masalah, dan dibuat tabel\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pedoman Wawancara, Tiga Tips Untuk Menyusunnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pedoman wawancara disusun dengan fokus pada rumusan masalah penelitian, harus runut sesuai urutan masalah, dan dibuat tabel\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-10-09T07:45:54+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Husnun Nasriah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Husnun Nasriah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pedoman Wawancara, Tiga Tips Untuk Menyusunnya","description":"Pedoman wawancara disusun dengan fokus pada rumusan masalah penelitian, harus runut sesuai urutan masalah, dan dibuat tabel","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pedoman Wawancara, Tiga Tips Untuk Menyusunnya","og_description":"Pedoman wawancara disusun dengan fokus pada rumusan masalah penelitian, harus runut sesuai urutan masalah, dan dibuat tabel","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2023-10-09T07:45:54+00:00","author":"Husnun Nasriah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Husnun Nasriah","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/"},"author":{"name":"Husnun Nasriah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a9dad59b0f15f73091e38716826f6028"},"headline":"Tips Menyusun Pedoman Wawancara Skripsi!","datePublished":"2023-10-09T07:45:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/"},"wordCount":431,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/","name":"Pedoman Wawancara, Tiga Tips Untuk Menyusunnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"datePublished":"2023-10-09T07:45:54+00:00","description":"Pedoman wawancara disusun dengan fokus pada rumusan masalah penelitian, harus runut sesuai urutan masalah, dan dibuat tabel","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tips-menyusun-pedoman-wawancara-skripsi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tips Menyusun Pedoman Wawancara Skripsi!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a9dad59b0f15f73091e38716826f6028","name":"Husnun Nasriah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Husnun Nasriah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/husnun\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=800"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/800\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":801,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/800\/revisions\/801"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=800"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}