{"id":576,"date":"2023-08-31T02:05:47","date_gmt":"2023-08-31T02:05:47","guid":{"rendered":"https:\/?p=576"},"modified":"2023-09-08T10:34:03","modified_gmt":"2023-09-08T10:34:03","slug":"sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Sangat Menarik, Mengenal Penelitian Sejarah di Indonesia!"},"content":{"rendered":"\n<p>Penelitian sejarah tidak akan terlepas dari keberadaan umat manusia. Slogan dari Proklamator kita yaitu Bung Karno menyebut dengan jelas \u201cjas merah,\u201d jangan sekali-kali kita melupakan sejarah. Hal ini tidak lain karena pentingnya sejarah bagi manusia. Manusia yang tidak mengetahui dari mana dirinya berasal, di tempat apa dirinya lahir, siapa nenek moyangnya, tentu tidak akan begitu bermakna. Indonesia dengan sejarah penjajahan yang panjang hingga 3,5 abad, Indonesia dengan sejarah yang panjang saat zaman kerajaan, dan Indonesia dengan sejarah yang panjang saat zaman purba, terbukti dengan keberadaan Candi Borobudur di Indonesia. Indonesia kaya akan sejarah.&nbsp;Dengan demikian dapat kita pahami bahwa penelitian sejarah adalah penelitian yang dilakukan untuk meneliti dan mengungkap fakta historis peristiwa, tempat, dan tokoh, baik untuk skala nasional yang kita sebut sejarah Indonesia maupun sejarah dunia. <\/p>\n\n\n\n<p>Sayang sekali bukan, jika kekayaan sejarah tersebut tidak kita dokumentasikan oleh kita sendiri sebagai bangsa Indonesia?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, mari kita perbanyak penelitian sejarah. Memang apa saja sih, fokus, topik, subje, dan objek penelitian sejarah? Ini dia focus and scope dari penelitian sejarah yang bisa dilakukan di Indonesia.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"590\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah-1024x590.webp\" alt=\"penelitian sejarah\" class=\"wp-image-650\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah-1024x590.webp 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah-300x173.webp 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah-768x443.webp 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp 1352w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Focus and scope<\/em><\/strong> penelitian sejarah<\/h2>\n\n\n\n<p>Jika terlalu sedikit, membuat bingung, terlalu banyak bahan untuk diteliti juga sering membuat bingung saat pemilihan topik penelitian. Namun secara garis besar terdapat beberapa kata kunci menarik yang bisa kita angkat dalam penelitian di bidang sejarah kita. Misalnya seperti <em>focus and scope<\/em> pada salah satu jurnal milik Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat, Jurnal Patanjala.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Nilai-nilai budaya&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Preservasi budaya&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Sejarah budaya&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Seni budaya&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Sejarah antropologi&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dari <em>keywords<\/em> tersebut tentu dapat dikembangkan judul-judul yang sangat menarik, misalnya seperti judul \u201c<a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.30959\/patanjala.v13i2.788\">Menilik pertunjukan adu domba di Priangan pada masa kolonial<\/a>,\u201d atau \u201c<a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.30959\/patanjala.v13i2.795\">menyelisik budaya pasar tradisional di Pasar Baru Balikpapan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur<\/a>.\u201d Saat ini terdapat beberapa penelitian sejarah yang mengangkat kata kunci kesultanan, kosmopolitan, rempah, keberagaman, lanskap budaya, indigenous people, dan masih banyak lagi kata kunci lain. Masih banyak sejarah bangsa yang&nbsp; belum didokumentasikan secara ilmiah yang tentunya bisa kita ambil untuk kita teliti.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group\"><div class=\"wp-block-group__inner-container is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metode<\/strong> penelitian sejarah<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Memilih topik<\/h3>\n\n\n\n<p>Metode penelitian sejarah sangat unik, sedikit berbeda dari penelitian bidang sosial humaniora yang lain. Hal yang paling utama dan pertama kali harus dilakukan dalam penelitian sejarah adalah <strong>memilih topik<\/strong>. Jadi pastikan kita sudah memilih topik dengan <em>focus and scope<\/em> seperti yang sudah disebutkan di atas. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Heuristik<\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya adalah <strong>heuristik atau pengumpulan sumber<\/strong>. Tahap ini sangat penting karena menentukan fakta dan peristiwa bersejarah yang terjadi. Tentu sumbernya ada beberapa jenis, primer, sekunder, dan tersier ini berdasarkan sifat. Dalam penelitian histori adapula yang disebut sumber berdasarkan bentuknya. Misalnya adalah sumber lisan, tulisan, benda, maupun audio visual.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Verifikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat sumber sejarah yang berhasil dikumpulkan kita pelajari, kita juga harus melakukan <strong>kritik sumber atau verifikasi<\/strong>. Tujuannya untuk memilah dan mengecek keaslian dari sumber sejarah. Verifikasi terbagi dua, yakni <strong>verifikasi eksternal dan verifikasi internal<\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Interpretasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Saatnya masuk pada tahap <strong>interpretasi alias penafsiran<\/strong>. Di sinilah peneliti berperan dengan sangat aktif yakni peneliti menafsirkan dan menghubungkan antar peristiwa yang telah diverifikasi sehingga menjadi satu bagian utuh. Perlu diingat tahap penafsiran tetap pada koridor <strong><em>objektif<\/em><\/strong> dan <strong><em>rasional<\/em><\/strong>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Historiografi<\/h3>\n\n\n\n<p>Masuk pada tahap terakhir adalah <strong>historiografi (penulisan sejarah)<\/strong>. Penulisan sejarah harus melalui langkah-langkah metodologi sejarah yang disebutkan sebelumnya. Tentu saat menulis sejarah, peneliti harus memahami juga apa yang dia tulis bukan hanya sekadar menulis. Dalam hal ini perlu diperhatikan juga apa yang ditulis peneliti bisa dipahami oleh para pembaca, agar informasi sejarah benar-benar tersampaikan dengan baik. Para pembaca pun tidak akan tersesat saat membacanya.&nbsp;<\/p>\n<\/div><\/div>\n\n\n\n<p>Itu dia perkenalan kita dengan penelitian pada ilmu sejarah. Hasilnya tentu harus digunakan untuk kebaikan umat manusia khususnya bangsa Indonesia. Peristiwa yang terjadi akan selalu memberikan kita ilmu baru, apalagi peristiwa bersejarah yang terjadi di masa lalu, yang membentuk diri kita saat ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selalu ikuti lini masa kami, di <a href=\"http:\/\/ebizmark.id\">Ebizmark<\/a>. Semoga bermanfaat!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penelitian sejarah tidak akan terlepas dari keberadaan umat manusia. Slogan dari Proklamator kita yaitu Bung&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":650,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7,5],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-576","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian","category-skripsi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Penelitian Sejarah di Indonesia Sangat Menarik<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penelitian sejarah memiliki ciri khas, terutama pada istilah heuristik, verifikasi, historiografi sejarah, harus objektif dan rasional.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penelitian Sejarah di Indonesia Sangat Menarik\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penelitian sejarah memiliki ciri khas, terutama pada istilah heuristik, verifikasi, historiografi sejarah, harus objektif dan rasional.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-31T02:05:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-08T10:34:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1352\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"779\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Husnun Nasriah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Husnun Nasriah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penelitian Sejarah di Indonesia Sangat Menarik","description":"Penelitian sejarah memiliki ciri khas, terutama pada istilah heuristik, verifikasi, historiografi sejarah, harus objektif dan rasional.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Penelitian Sejarah di Indonesia Sangat Menarik","og_description":"Penelitian sejarah memiliki ciri khas, terutama pada istilah heuristik, verifikasi, historiografi sejarah, harus objektif dan rasional.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2023-08-31T02:05:47+00:00","article_modified_time":"2023-09-08T10:34:03+00:00","og_image":[{"width":1352,"height":779,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Husnun Nasriah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Husnun Nasriah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/"},"author":{"name":"Husnun Nasriah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a9dad59b0f15f73091e38716826f6028"},"headline":"Sangat Menarik, Mengenal Penelitian Sejarah di Indonesia!","datePublished":"2023-08-31T02:05:47+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:34:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/"},"wordCount":630,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp","articleSection":["Penelitian","Skripsi"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/","name":"Penelitian Sejarah di Indonesia Sangat Menarik","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp","datePublished":"2023-08-31T02:05:47+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:34:03+00:00","description":"Penelitian sejarah memiliki ciri khas, terutama pada istilah heuristik, verifikasi, historiografi sejarah, harus objektif dan rasional.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Penelitian-sejarah.webp","width":1352,"height":779,"caption":"penelitian sejarah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sangat-menarik-mengenal-penelitian-sejarah-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sangat Menarik, Mengenal Penelitian Sejarah di Indonesia!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a9dad59b0f15f73091e38716826f6028","name":"Husnun Nasriah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cac13e5e79d96c08cdc18e6dacb05a5bc1f1a283e281f0dba6203c3cfdf8992a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Husnun Nasriah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/husnun\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=576"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":688,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/576\/revisions\/688"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/650"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=576"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}