{"id":5204,"date":"2026-11-05T04:12:07","date_gmt":"2026-11-05T04:12:07","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=5204"},"modified":"2026-11-05T04:12:07","modified_gmt":"2026-11-05T04:12:07","slug":"mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/","title":{"rendered":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Tembus scopus adalah hal yang sulit terutama bagi mahasiswa S1. Tapi apakah memungkinkan kalau kamu sebagai mahasiswa S1 ingin tembus jurnal terindeks scopus? Tentu kamu bisa melakukannya dengan menerapkan beberapa strategi pada artikel ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu tidak perlu melakukan riset berskala nasional yang bernilai ratusan juta rupiah. Cukup dengan data riset skripsi yang dikemas secara matang dan strategis, kamu bisa melakukannya. Penasaran bagaimana caranya? Simak panduan praktisnya di bawah ini!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/indeks-jurnal-yang-perlu-diketahui-mahasiswa-sejak-awal-kuliah\/\">Indeks Jurnal yang Perlu Diketahui Mahasiswa Sejak Awal Kuliah<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Manfaat Mahasiswa S1 Jika Tembus Scopus<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai mahasiswa S1, pasti sudah tidak asing lagi dengan artikel jurnal ilmiah. Jurnal yang tembus scopus memiliki manfaat untuk mahasiswa S1. Di antaranya yaitu:<\/span><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. Lulus Kuliah Tanpa Harus Membuat Skripsi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagi kamu yang belum tahu, Kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan kampus merdeka dan aturan yang memperbolehkan mahasiswa untuk lulus tanpa skripsi. Namun sebagai gantinya, kamu bisa membuat publikasi ilmiah. Pada kasus ini, jika kamu adalah penulis dan peneliti utama kemudian artikel jurnalmu berhasil tembus scopus, maka kamu akan terbebas dari skripsi dan sidang yang akan membuat tegang. Kamu cukup melakukan konversi nilai dan berpeluang wisuda lebih cepat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. \u201cTiket Emas\u201d Lolos Beasiswa S2 Bergengsi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Punya mimpi lanjut studi master dengan beasiswa <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">fully funded<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti LPDP, Chevening, atau AAS? Maka publikasi scopus adalah senjata rahasia terbaikmu. Komite seleksi beasiswa dan pihak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">admission<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> universitas top dunia selalu memprioritaskan kandidat yang sudah memiliki rekam jejak riset terbukti. Namamu yang sudah terindeks di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> global menjadi bukti nyata bahwa kamu memiliki kemampuan berpikir kritis, analisis data, dan penulisan akademik yang mumpuni untuk bertahan di perkuliahan pascasarjana.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-jurnal-terindeks-scopus-wos-dan-sinta\/\">Perbedaan Jurnal Terindeks Scopus, WoS, dan Sinta<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Pahami Standar Kualitas Jurnal Scopus<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum melangkah pada strategi penulisan, kamu harus tahu apa yang sebenarnya dicari oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reviewer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> jurnal internasional. Scopus bukanlah sebuah penerbit, melainkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang mengindeks jurnal-jurnal berkualitas tinggi. Oleh karena itu, syarat jurnal Scopus terbilang ketat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Fokus utama editor dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reviewer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah kebaruan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">novelty<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan metodologi yang solid. Artikel ilmiahmu tidak harus menemukan teori baru yang mengubah dunia, tetapi minimal bisa mengisi celah penelitian (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">research gap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dari studi-studi sebelumnya. Selain itu, pastikan naskah ditulis menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">academic English<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang terstandarisasi, bukan hasil terjemahan dari aplikasi seperti Google Translate.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/jangan-tertipu-cara-cek-jurnal-scopus-asli-atau-palsu\/\">Jangan Tertipu! Cara Cek Jurnal Scopus Asli atau Palsu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Strategi Mudah Publikasi Scopus untuk Mahasiswa S1<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Agar proses publikasi artikel ilmiah berjalan lebih efektif, terapkan tiga langkah taktis berikut yang memang terbukti berhasil di kalangan akademisi pemula:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. Kolaborasi dengan Dosen Pembimbing (Co-Author)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jangan berjuang sendirian. Ajak dosen pembimbingmu untuk berkolaborasi sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">co-author<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Dosen memiliki insting riset yang lebih tajam untuk membantu mempertajam analisis dan merombak struktur tulisanmu. Selain itu, menyertakan nama dosen yang sudah memiliki rekam jejak publikasi (h-index) akan meningkatkan kredibilitas naskahmu di mata editor jurnal.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. Ekstrak Skripsi dengan Format IMRaD<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu tidak perlu membuat riset baru dari nol. Kamu bisa memanfaatkan bab 4 dan 5 dari skripsimu, jika pada awalnya kamu sudah membuat skripsi dan harus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">submit <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">jurnal sebagai syarat kelulusan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kesalahan terbesar mahasiswa adalah memindahkan format laporan skripsi yang bertele-tele ke dalam naskah jurnal. Ubah naskahmu ke dalam format IMRaD (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Introduction, Method, Results, and Discussion<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang ringkas, padat, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">to the point<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Fokuslah pada temuan utama risetmu. Sehingga tidak melebar ke hal lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. Incar Jurnal Q3 atau Q4 Sebagai Langkah Awal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Targetkan jurnal dengan kuartil Q3 atau Q4 sebagai langkah awal untuk meminimalisir resiko. Jurnal di tingkat ini memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">rejection rate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (tingkat penolakan) yang lebih bersahabat untuk peneliti pemula dibandingkan jurnal Q1 yang super ketat. Pastikan juga jurnal incaranmu masih berstatus aktif di database Scopus untuk menghindari jebakan jurnal predator.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Hal yang Harus Dihindari dari Kesalahan Fatal Ini Saat Submit Artikel<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak artikel dari mahasiswa S1 yang ditolak bukan karena kualitas risetnya buruk, melainkan karena hal-hal teknis yang tidak diperhatikan. Hati-hati dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">desk rejection<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (penolakan langsung oleh editor tanpa melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reviewer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) karena beberapa alasan ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Mengabaikan Author Guidelines:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Setiap jurnal memiliki <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">template<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan gaya selingkung (misalnya APA atau IEEE style). Jika naskahmu tidak sesuai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">template<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, editor akan langsung menolaknya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Tingkat Plagiasi Tinggi:<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Selalu cek naskahmu menggunakan Turnitin atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tools<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sejenis. Pastikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">similarity index<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan jurnal (biasanya di bawah 15-20%).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Salah Pilih Jurnal (Out of Scope):<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> Pastikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">aim and scope<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (fokus dan ruang lingkup) jurnal benar-benar relevan dengan topik risetmu. Artikel sebagus apa pun akan ditolak jika dikirim ke jurnal yang tidak sesuai dengan ruang lingkup penelitianmu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Membidik Scopus memang butuh waktu dan revisi yang mungkin berkali-kali. Namun, dengan strategi yang tepat dan bimbingan yang terarah, publikasi internasional bukan lagi hanya impian untuk mahasiswa S1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dari itu, pastikan strategi tersebut kamu lakukan dan hindari kesalahan-kesalahan umum yang sudah dijabarkan. Bukan untuk cepat lulus semata, tapi bisa menjadi batu loncatan untuk keberlanjutan akademik dan karier di masa depan.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mau memperdalam informasi cara agar kamu bisa tembus scopus? Ikuti <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/short-classes\/lolos-jurnal-sinta-scopus-dengan-strategi-ai-humanize\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Short Class <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Lolos Jurnal SINTA dan Scopus dengan Strategi AI Humanize<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dari <\/span><a href=\"http:\/\/ebizmark.id\"><span style=\"font-weight: 400\">Ebizmark<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, kamu akan dapatkan informasi untuk tembus scopus oleh ahlinya di bidang penelitian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yuk, daftar sekarang, sebelum kesempatannya terlewat!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tembus scopus adalah hal yang sulit terutama bagi mahasiswa S1. Tapi apakah memungkinkan kalau kamu&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":5205,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[11,1256],"tags":[34,29,1328,1326],"newstopic":[1329,1327],"class_list":["post-5204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jurnal","category-mahasiswa","tag-jurnal-scopus","tag-scopus","tag-strategi-tembus-jurnal-scopus","tag-strategi-tembus-scopus","newstopic-strategi-tembus-jurnal-scopus","newstopic-strategi-tembus-scopus"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sebenarnya mahasiswa S1 bisa tembus scopus gak sih? Jawabannya, bisa! Kamu perlu tahu strategi yang bisa kamu simak selengkapnya di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sebenarnya mahasiswa S1 bisa tembus scopus gak sih? Jawabannya, bisa! Kamu perlu tahu strategi yang bisa kamu simak selengkapnya di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-05T04:12:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1702\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya - Ebizmark Blog","description":"Sebenarnya mahasiswa S1 bisa tembus scopus gak sih? Jawabannya, bisa! Kamu perlu tahu strategi yang bisa kamu simak selengkapnya di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya - Ebizmark Blog","og_description":"Sebenarnya mahasiswa S1 bisa tembus scopus gak sih? Jawabannya, bisa! Kamu perlu tahu strategi yang bisa kamu simak selengkapnya di artikel ini!","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2026-11-05T04:12:07+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1702,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Syifa Anten Hening Gumati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Syifa Anten Hening Gumati","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/"},"author":{"name":"Syifa Anten Hening Gumati","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c"},"headline":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya","datePublished":"2026-11-05T04:12:07+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/"},"wordCount":833,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg","keywords":["jurnal scopus","Scopus","strategi tembus jurnal scopus","strategi tembus scopus"],"articleSection":["Jurnal","Mahasiswa"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/","name":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg","datePublished":"2026-11-05T04:12:07+00:00","description":"Sebenarnya mahasiswa S1 bisa tembus scopus gak sih? Jawabannya, bisa! Kamu perlu tahu strategi yang bisa kamu simak selengkapnya di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/11\/1.-Tembus-Scopus-scaled.jpg","width":2560,"height":1702,"caption":"Ilustrasi Poster Artikel Tembus Scopus"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mahasiswa-s1-bisa-tembus-scopus-ini-strategi-mudahnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mahasiswa S1 bisa Tembus Scopus! Ini Strategi Mudahnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c","name":"Syifa Anten Hening Gumati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syifa Anten Hening Gumati"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/syifa\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5204"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5204\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5206,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5204\/revisions\/5206"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5204"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}