{"id":5107,"date":"2026-10-02T01:54:08","date_gmt":"2026-10-02T01:54:08","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=5107"},"modified":"2026-10-02T01:54:08","modified_gmt":"2026-10-02T01:54:08","slug":"perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/","title":{"rendered":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan alat analisis data yang sesuai dengan penelitian, sangat penting untuk memastikan bahwa hasil risetmu akurat, valid, dan mudah ditafsirkan. Dari berbagai pilihan yang ada, dua nama yang paling sering disarankan oleh dosen pembimbing adalah AMOS dan SPSS. Meski begitu, apakah SPSS dan AMOS sama?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Walaupun kedua program tersebut merupakan produk IBM yang sangat terkenal untuk analisis data, masing-masing memiliki fungsi dan spesialisasi yang benar-benar berbeda. Agar kamu tidak salah dalam memilih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> olah data, simak perbedaan SPSS dan AMOS di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Mengenal Secara Singkat SPSS dan AMOS<\/b><b><\/b><\/h2>\n<h3><b>1. SPSS (Statistical Package for the Social Sciences)\u00a0<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SPSS bisa disebut sebagai \u201calat yang sangat lengkap\u201d terhadap penelitian yang menggunakan data kuantitatif. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini sangat terkenal karena fiturnya yang mudah dipakai, sehingga kamu tidak perlu menguasai bahasa pemrograman. SPSS sangat bagus dalam melakukan berbagai pengujian statistik mulai dari yang sederhana sampai menengah, seperti analisis deskriptif, regresi, uji T, ANOVA, dan juga analisis faktor.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/panduan-olah-data-di-spss-untuk-pemula\/\">Panduan Olah Data di SPSS untuk Pemula<\/a><\/b><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. AMOS (Analysis of Moment Structures)\u00a0<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila SPSS seperti alat yang bisa digunakan untuk banyak hal, maka AMOS adalah alat olah data yang lebih spesifik. AMOS adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang khusus digunakan untuk membuat model persamaan struktural atau Structural Equation Modeling (SEM). Kelebihannya adalah kemampuannya untuk mengetes hubungan teoritis yang rumit secara visual melalui diagram jalur <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(path diagram)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Bca juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/penelitian-kuantitatif-sem-menggunakan-software-amos\/\">Penelitian Kuantitatif SEM Menggunakan Software AMOS<\/a><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Perbedaan pada <\/b><b><i>Software <\/i><\/b><b>SPSS dan AMOS<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perbedaan utama yang dapat membantu kamu dalam memahami perbedaan di antara kedua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut secara krusial yaitu:<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<h3><b>1. Tujuan dan Fokus Utama Analisis<\/b><b><\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">SPSS sangat cocok untuk melakukan analisis statistik yang sederhana sampai menengah. Kamu bisa menggunakan alat ini untuk menguji hipotesis dengan cara yang biasa digunakan. Sebagai contoh kamu bisa melihat bagaimana satu atau beberapa variabel mempengaruhi variabel lain secara langsung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">AMOS dibuat khusus untuk pengujian model seperti SEM atau CFA yang mengerjakan model-model yang lebih rumit. AMOS sering digunakan untuk Analisis Faktor Konfirmatori. Selain itu, alat ini juga bisa digunakan untuk mengevaluasi hubungan antar variabel secara lebih mendalam.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b><\/b><\/p>\n<h3><b>2. Penanganan Variabel<\/b><b><\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">SPSS hanya dapat mengolah variabel manifes, yaitu variabel yang nilainya bisa diukur langsung. Contohnya adalah umur, penghasilan, atau jumlah total skor kuesioner yang sifat temuan datanya jelas dan dapat diukur.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sementara AMOS Sangat unggul menganalisis variabel tersembunyi, yaitu konsep yang sulit diukur secara langsung. Contohnya kepuasan kerja, loyalitas pelanggan, atau kualitas kepemimpinan. AMOS bisa mengukur hubungan antara variabel yang tidak terlihat ini secara langsung melalui indikator-indikatornya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b><\/b><\/p>\n<h3><b>3. Visualisasi dan Antarmuka<\/b><b><\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hasil olah data di SPSS biasanya hanya berupa tabel dan grafik linier yang biasa digunakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Hasil utama dari analisis menggunakan AMOS berupa diagram jalur. Diagram ini menampilkan secara visual bagaimana variabel-variabel saling berhubungan, termasuk arah hubungannya. Selain itu, diagram jalur juga menunjukkan nilai kecocokan model yang digunakan. <\/span>AMOS memberikan antarmuka grafis yang memungkinkan kamu membuat model penelitian dengan cara \u201cmenggambar&#8221;. Kamu tinggal menarik dan meletakkan elemen seperti kotak dan lingkaran menggunakan fitur drag-and-drop.<\/li>\n<\/ul>\n<p><b><\/b><\/p>\n<h3><b>4. Evaluasi Kecocokan Model<\/b><b><\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bagian ini SPSS tidak dirancang untuk menilai seberapa tepat keseluruhan model konseptual cocok dengan temuan data yang diperoleh peneliti. Sehingga SPSS dinilai kurang jika harus memberikan evaluasi kecocokan model penelitian.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Di AMOS tersedia berbagai ukuran kecocokan model, seperti CFI, TLI, dan RMSEA. Ketiga indeks ini sangat penting bagi para peneliti karena membantu dalam membuktikan bahwa model teoritis yang telah dibuat benar-benar berdasarkan data yang diteliti.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/data-penelitian-kuantitatif-tidak-normal-begini-cara-mengatasinya\/\">Data Penelitian Kuantitatif Tidak Normal? Begini Cara mengatasinya!<\/a><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b><i>Software <\/i><\/b><b>Mana yang Sebaiknya Dipilih untuk Olah Data Kuantitatif?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika harus memilih sebenarnya kamu tidak perlu memilih salah satu dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut, karena keduanya dapat digunakan secara bersamaan. Biasanya dalam penelitian kuantitatif lanjutan, tahap awal akan menggunakan SPSS dalam pengolahan data seperti untuk pembersihan data, menguji validitas, menguji normalitas, dan mengecek reliabilitas. Setelahnya, file tersebut dapat diproses dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">AMOS untuk menguji model yang digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu dapat menyesuaikan seberapa kompleks penelitian kuantitatif kamu. Hanya dengan menggunakan SPSS sudah cukup apabila hipotesis dalam penelitianmu bersifat linier dan sederhana. Namun jika penelitianmu memiliki banyak variabel yang rumit, maka AMOS juga perlu kamu gunakan untuk mengolah data penelitian.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk kamu yang ingin memperdalam pengolahan penelitian, kamu bisa bergabung ke <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/short-classes\/teknik-olah-data-kuantitatif-sem-dengan-smartpls-amos\"><i><span style=\"font-weight: 400\">short class <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Teknik Olah Data Kuantitatif SEM dengan Smart PLS dan AMOS<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> yang dapat bimbing kamu sampai bisa oleh ahlinya langsung loh! Selain itu kamu juga dapat menggunakan olah jasa oleh <\/span><a href=\"http:\/\/ebizmark.id\/jasaolahdata\"><span style=\"font-weight: 400\">MyData<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> agar kamu tidak perlu pusing lagi mengolah data. Ayo ikuti program-programnya sekarang, jangan sampai kamu melewatkan kesempatannya ya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam penelitian kuantitatif, pemilihan alat analisis data yang sesuai dengan penelitian, sangat penting untuk memastikan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":5108,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[11,7,5,8,12],"tags":[1445,83,1394,1091,427,1427,434],"newstopic":[1449,1396,1401,1400,1398,1431,1429],"class_list":["post-5107","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jurnal","category-penelitian","category-skripsi","category-statistik","category-teknologi","tag-amos","tag-kuantitatif","tag-olah-data-kuantitatif","tag-penelitian-kuantitatif","tag-pengolahan-data","tag-skripsi-kuantitatif","tag-spss","newstopic-amos","newstopic-kuantitatif","newstopic-olah-data-kuantitatif","newstopic-penelitian-kuantitatif","newstopic-pengolahan-data","newstopic-skripsi-kuantitatif","newstopic-spss"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"SPSS dan AMOS keduanya adalah software untuk penelitian kuantitatif. Agar gak salah pilih, simak perbedaannya di artikel ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SPSS dan AMOS keduanya adalah software untuk penelitian kuantitatif. Agar gak salah pilih, simak perbedaannya di artikel ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-02T01:54:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2048\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1367\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif - Ebizmark Blog","description":"SPSS dan AMOS keduanya adalah software untuk penelitian kuantitatif. Agar gak salah pilih, simak perbedaannya di artikel ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif - Ebizmark Blog","og_description":"SPSS dan AMOS keduanya adalah software untuk penelitian kuantitatif. Agar gak salah pilih, simak perbedaannya di artikel ini!","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2026-10-02T01:54:08+00:00","og_image":[{"width":2048,"height":1367,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Syifa Anten Hening Gumati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Syifa Anten Hening Gumati","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/"},"author":{"name":"Syifa Anten Hening Gumati","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c"},"headline":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif","datePublished":"2026-10-02T01:54:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/"},"wordCount":740,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg","keywords":["AMOS","kuantitatif","Olah Data Kuantitatif","Penelitian Kuantitatif","Pengolahan Data","Skripsi Kuantitatif","SPSS"],"articleSection":["Jurnal","Penelitian","Skripsi","Statistik","Teknologi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/","name":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg","datePublished":"2026-10-02T01:54:08+00:00","description":"SPSS dan AMOS keduanya adalah software untuk penelitian kuantitatif. Agar gak salah pilih, simak perbedaannya di artikel ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/SPSS-dan-AMOS.jpg","width":2048,"height":1367,"caption":"Ilustrasi Poster Artikel SPSS dan AMOS"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-spss-dan-amos-dalam-olah-data-penelitian-kuantitatif\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan SPSS dan AMOS dalam Olah Data Penelitian Kuantitatif"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c","name":"Syifa Anten Hening Gumati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syifa Anten Hening Gumati"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/syifa\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5107","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5107"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5107\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5111,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5107\/revisions\/5111"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5107"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5107"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5107"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5107"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}