{"id":5079,"date":"2026-09-24T03:50:22","date_gmt":"2026-09-24T03:50:22","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=5079"},"modified":"2026-09-24T03:50:22","modified_gmt":"2026-09-24T03:50:22","slug":"cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Bias responden kerap terjadi pada penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner. Hasil pada kuesioner setelah menyebarluaskan pada responden <strong>hasilnya akan berat sebelah<\/strong> karena dianggap terlalu sempurna atau terlalu tidak menyetujui pernyataan. Dari hal itu justru hasil penelitian malah tidak terlihat masuk akal karena terjadinya bias responden. Untuk menghindari bias responden, simak artikel ini agar penelitian kamu berjalan lancar.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kenali-apa-itu-kuesioner-terbuka-dan-kuesioner-tertutup\/\">Kenali Apa Itu Kuesioner Terbuka dan Kuesioner Tertutup<\/a><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Penyebab Terjadinya Bias Responden pada Kuesioner<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kuesioner dapat berpotensi mendapatkan hasil bias responden akibat <strong>kebingungan dari para responden<\/strong> ketika membaca pertanyaan ataupun pernyataan. Bias responden juga dapat terjadi karena responden memberikan <strong>jawaban yang tidak jujur atau tidak akurat<\/strong> sesuai dengan kondisi yang nyata di lapangan. Ini dapat disebabkan oleh responden yang <strong>ingin terlihat \u201cbaik\u201d<\/strong> secara sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari kecenderungan tersebut, peneliti tidak boleh membiarkan responden memilih kondisi yang tidak sesuai dengan kenyataan. Karena hal tersebut akan mengakibatkan <strong>hilangnya validitas<\/strong> dan hasil penelitian kamu akan menghasilkan <strong>kesimpulan yang keliru.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/5-langkah-menyusun-instrumen-penelitian-yang-valid-dari-awal\/\">5 Langkah Menyusun Instrumen Penelitian yang Valid dari Awal<\/a><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Cara Menghindari Bias Responden Sebelum Menyebarkan Kuesioner Penelitian Kuantitatif<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Supaya responden mengisi pertanyaan atau pernyataan yang sesuai dengan kenyataan, kamu memerlukan strategi untuk meminimalisir hal tersebut. Beberapa cara di bawah ini perlu kamu lakukan mulai dari tahap perancangan.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>1. Gunakan Teknik Corong <\/b><b><i>(Funneling)<\/i><\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada kuesioner jangan langsung mengarah pada pertanyaan atau pernyataan inti yang berat. Penggunaan teknik corong yang <strong>awalnya pertanyaan atau pernyataan umum<\/strong> yang sangat mudah dijawab, lalu <strong>lanjutkan ke bagian yang lebih spesifik<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini dapat berfungsi sebagai pemanasan agar responden tidak merasa kelelahan atau tidak nyaman ketika membaca pertanyaan atau pernyataan pertama dalam kuesioner. Sehingga adanya <strong>transisi secara bertahap dari yang awalnya ringan menjadi lebih spesifik<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>2. Menjamin Kerahasiaan Data dengan Identitas Anonim<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ini adalah tahap yang paling dibutuhkan oleh para responden, hal yang sederhana tapi efektif untuk mendapatkan kejujuran. Kamu bisa <strong>menjamin kerahasiaan identitas sejak awal pada instruksi kuesioner<\/strong>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Begitu responden mengetahui bahwa nama dan data pribadi tidak akan diekspos, mereka akan merasa aman dan nyaman. Dari sanalah responden berkemungkinan besar akan mengisi kuesioner sesuai dengan kenyataan yang ada.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>3. Hindari Pertanyaan atau Pernyataan yang Menggiring<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tanpa disadari, beberapa peneliti sering membuat pertanyaan atau pernyataan yang menggiring responden, sehingga membuat responden setuju. <strong>Hindari menulis pertanyaan atau pernyataan yang dianggap benar oleh mayoritas orang<\/strong>, karena ini bisa memicu bias di mana responden hanya memberi jawaban yang responden pikir layak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terapkan kriteria penilaian yang jelas, gunakan bahasa yang netral, dan pastikan niatmu hanya untuk meneliti dan mengetahui kebenaran di lapangan, bukan untuk mendukung pendapat atau asumsi pribadi.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>4. Jangan menggunakan Pertanyaan atau Pernyataan Ganda<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di kuesioner kamu terdapat pertanyaan seperti <strong>\u201cApakah layanan internet X cepat dan murah?\u201d<\/strong> atau pernyataan seperti <strong>\u201cSaya merasa layanan internet X cepat dan murah.\u201d<\/strong> yang menggabungkan dua indikator? Sebaiknya kamu hindari hal itu dan memecah pertanyaan dan pernyataan menjadi dua bagian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila kamu mempertahankan <strong>format ganda tersebut<\/strong>, maka <strong>responden akan bingung memilih skala<\/strong> yang ada karena pertanyaan atau pernyataan tersebut harusnya dipisah. Responden akan memilih acak begitu menemukan penggandaan seperti ini.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>5. Acak Susunan Jawaban Kuesioner<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Biasanya dalam kuesioner menggunakan skala Likert yang paling umum digunakan. Susunan jawabannya biasanya sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sangat Setuju<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Setuju<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Netral<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Tidak Setuju<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sangat Tidak Setuju<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Susunan jawaban seragam dari setiap pernyataan biasanya akan berpotensi adanya bias terhadap jawaban dari pernyataan responden. Dalam statistik ini biasanya disebut eror pengukuran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(measurement eror)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Untuk itu seorang Profesor bernama <strong>Bilson Simamora menyarankan agar pengacakan jawaban<\/strong> dilakukan sebagai upaya dalam menghindari bias urutan jawaban dan juga untuk menghindari pemberian jawaban yang seragam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu dapat memanfaatkan <strong>fitur pengacakan <\/strong><\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(randomization <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">shuffle option order) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam <strong>Google Form<\/strong> sebagai media untuk mengumpulkan data kuesioner dari para responden.<\/span><\/p>\n<p><b><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b>6. Gunakan Bahasa yang Sederhana dan Mudah Dipahami agar Terhindar Bias Responden<\/b><b><\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahasa yang sulit dipahami biasanya akan membuat responden kebingungan dengan pertanyaan atau pernyataan yang ada. Kuesioner merupakan media untuk mendapatkan data dari sampel yang sudah ditentukan, bukan untuk memamerkan diksi yang sangat akademis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika bahasa yang digunakan oleh peneliti menggunakan <strong>bahasa yang mudah dimengerti dan sederhana<\/strong>, maka para <strong>responden tidak akan kebingungan<\/strong> dan dapat mengisi kuesioner dengan cepat tanpa harus membaca ulang pertanyaan atau pernyataan yang ada. Sehingga responden akan memberikan jawaban dengan kondisi nyata di lapangan.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Langkah-langkah tersebut memang dirasa akan membutuhkan waktu lebih bagi para peneliti yang sudah menyiapkan kuesioner dan menyesuaikan kembali kuesioner tersebut. Namun beberapa cara di atas diperlukan untuk mencegah terjadinya bias responden, terutama bagi kamu yang ingin memulai membuat kuesioner sebelum menyebarkannya pada kelompok sampel dalam penelitianmu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/data-penelitian-kuantitatif-tidak-normal-begini-cara-mengatasinya\/\">Data Penelitian Kuantitatif Tidak Normal? Begini Cara mengatasinya!<\/a><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Solusi Praktis Olah Data dari Kuesioner untuk Hemat Tenaga dan Waktu<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses di atas memang cukup melelahkan jika sudah terlanjur menyebarkan kuesioner, tapi ada solusi untuk kamu loh! <\/span><a href=\"http:\/\/ebizmark.id\/jasaolahdata\"><span style=\"font-weight: 400\">MyData<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> menyediakan <strong>jasa olah data<\/strong> agar kamu bisa beristirahat sejenak dari penelitian kamu tanpa harus meninggalkan pengolahan datanya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kamu juga bisa mengikuti <\/span><strong><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/bootcamps\/master-all-research-analysis-dengan-smartpls-eviews-spss-nvivo\">pelatihan Bootcamp SmartPLS, SPSS, Eviews, dan NVIVO<\/a><\/strong><span style=\"font-weight: 400\"> agar kamu bisa mendalami penggunaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam olah data kamu. Jangan sampai melewatkan kesempatan berharga ini ya, karena kuota sangat terbatas!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bias responden kerap terjadi pada penelitian kuantitatif menggunakan kuesioner. Hasil pada kuesioner setelah menyebarluaskan pada&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":5080,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[23,11,1256,7,5,8],"tags":[1425,106,107,1091,1427,1424,434,874,1426],"newstopic":[1428,1400,1431,1430,1429],"class_list":["post-5079","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-data","category-jurnal","category-mahasiswa","category-penelitian","category-skripsi","category-statistik","tag-kuesioner","tag-kuesioner-terbuka","tag-kuesioner-tertutup","tag-penelitian-kuantitatif","tag-skripsi-kuantitatif","tag-smartpls","tag-spss","tag-tips","tag-tips-kuesioner","newstopic-kuesioner","newstopic-penelitian-kuantitatif","newstopic-skripsi-kuantitatif","newstopic-smartpls","newstopic-spss"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jangan sampai salah ambil data! Perhatikan artikel ini agar kuesioner dari penelitian kuantitatif kamu terhindar dari bias responden.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jangan sampai salah ambil data! Perhatikan artikel ini agar kuesioner dari penelitian kuantitatif kamu terhindar dari bias responden.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-24T03:50:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden - Ebizmark Blog","description":"Jangan sampai salah ambil data! Perhatikan artikel ini agar kuesioner dari penelitian kuantitatif kamu terhindar dari bias responden.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden - Ebizmark Blog","og_description":"Jangan sampai salah ambil data! Perhatikan artikel ini agar kuesioner dari penelitian kuantitatif kamu terhindar dari bias responden.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2026-09-24T03:50:22+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Syifa Anten Hening Gumati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Syifa Anten Hening Gumati","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/"},"author":{"name":"Syifa Anten Hening Gumati","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c"},"headline":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden","datePublished":"2026-09-24T03:50:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/"},"wordCount":831,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg","keywords":["Kuesioner","kuesioner terbuka","kuesioner tertutup","Penelitian Kuantitatif","Skripsi Kuantitatif","SmartPLS","SPSS","Tips","Tips Kuesioner"],"articleSection":["Data","Jurnal","Mahasiswa","Penelitian","Skripsi","Statistik"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/","name":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg","datePublished":"2026-09-24T03:50:22+00:00","description":"Jangan sampai salah ambil data! Perhatikan artikel ini agar kuesioner dari penelitian kuantitatif kamu terhindar dari bias responden.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Bias-Responden.jpg","width":1920,"height":1280,"caption":"Ilustrasi Poster Bias Responden"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-mudah-agar-kuesioner-penelitian-kuantitatif-terhindar-dari-bias-responden\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Mudah Agar Kuesioner Penelitian Kuantitatif Terhindar dari Bias Responden"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c","name":"Syifa Anten Hening Gumati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syifa Anten Hening Gumati"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/syifa\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5079","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5079"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5079\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5083,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5079\/revisions\/5083"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5079"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5079"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5079"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5079"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}