{"id":5049,"date":"2026-09-14T09:27:58","date_gmt":"2026-09-14T09:27:58","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=5049"},"modified":"2026-09-14T09:27:58","modified_gmt":"2026-09-14T09:27:58","slug":"langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/","title":{"rendered":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode meta analisis dapat digunakan untuk peneliti yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode ini jarang digunakan oleh mahasiswa S1 yang mengambil penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Maka dari itu, artikel ini ada agar mahasiswa mengetahui alternatif lain metode yang dapat digunakan dalam penelitian kuantitatif, yaitu metode meta analisis.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<\/b><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-metode-riset-slr-dan-meta-analysis-kapan-menggunakan-keduanya\/\">Perbedaan Metode Riset SLR dan Meta Analysis, Kapan Menggunakan Keduanya?<\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengapa Menggunakan Metode Meta Analisis dalam Penelitian?<\/b><\/h2>\n<p><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode penelitian meta analisis yang masuk ke dalam pendekatan kuantitatif adalah metode yang digunakan untuk menggabungkan, merangkum, dan menganalisis data statistik dari beberapa penelitian terdahulu yang sejenis dan relevan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penelitian menggunakan metode ini karena dapat berfungsi sebagai:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>1. Sebagai Peningkatan Kekuatan Statistik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penggabungan jumlah kecil dari beberapa penelitian terdahulu akan menghasilkan taraf kesalahan yang lebih kecil karena jumlah sampel menjadi semakin bertambah. Hal ini menjadikan estimasi data yang ada jauh lebih akurat dan dapat digeneralisasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>2. Menyelesaikan Hasil Penelitian yang Bertentangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hasil dari penelitian tidak akan selalu sama. Jika pada penelitian A menyatakan bahwa sebuah metode efektif, tetapi pada penelitian B hasilnya justru tidak efektif, maka meta analisis dapat menggabungkan keduanya untuk menentukan kecenderungan dari hasil yang didapat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b><\/b><b>3. Menilai Hasil yang Bervariasi (Heterogeneity)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode meta analisis digunakan untuk memahami apa yang membuat hasil sebuah penelitian berbeda dibandingkan dengan penelitian lainnya. Misalnya, perbedaan dosis yang diberikan, perbedaan karakteristik penduduk yang diambil sebagai sampel, atau adanya variabel lain yang memengaruhi hasilnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>4. Dasar Pengambilan Keputusan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sektor medis, ilmu pengetahuan, dan kebijakan publik, meta analisis dianggap sebagai bagian teratas dari piramida bukti ilmiah. Ini adalah kerangka yang berbasis bukti dan digunakan untuk menemukan intervensi atau regulasi yang paling efektif. Meta analisis akhirnya menjadi acuan utama karena menggabungkan hasil dari berbagai penelitian untuk memberikan gambaran yang lebih jelas dan akurat.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>5. Mengidentifikasi Celah Penelitian<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode ini juga membantu peneliti memahami area yang sudah memiliki bukti ilmiah yang kuat. Melalui meta analisis peneliti juga dapat mencari celah penelitian dari penelitian-penelitian sebelumnya dan mengetahui topik yang masih memerlukan penelitian lapangan tambahan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2><b>Langkah Mudah Menggunakan Metode Meta Analisis dalam Penelitian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mengetahui fungsi dari metode meta analisis, kini kita beralih ke cara penggunaan metode ini yang mudah bagi pemula, sebagai berikut:<\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>1. Tentukan Rumusan Masalah Menggunakan Formula PICO<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan rumusan masalah yang bisa menggunakan strategi atau panduan PICO, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Population<\/em> (siapa subjeknya).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Intervention<\/em> (hal apa yang ingin diuji).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Comparison<\/em> (apa perbandingannya).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\"><em>Outcome<\/em> (apa hasil yang ingin diukur).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh mudahnya, \u201cApakah pembelajaran dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lebih efektif meningkatkan nilai matematika siswa SMA dibandingkan dengan metode ceramah?\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>2. Buat Aturan Seleksi Penelitian Terdahulu (Inklusi dan Eksklusi)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Aturan penyeleksian ini bertujuan agar penelitian terdahulu terforsir sebelum masuk ke dalam penelitian menggunakan metode meta analisis. Kriteria yang dipakai dapat berupa kriteria inklusi (diterima) dan eksklusi (dibuang).<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh Kriteria Inklusi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Diterbitkan dalam rentang waktu maksimal 5 tahun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat data statistik hasil penelitian yang lengkap.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh Kriteria Eksklusi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Artikel kualitatif yang hanya berisi hasil wawancara atau narasi tanpa angka statistik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Data statistik pada penelitian terdahulu tidak lengkap atau tidak bisa dihitung.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>3. Cari Penelitian Terdahulu yang Relevan dari Database Artikel<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahap ini terhubung ke cara pada poin 2, penelitian terdahulu harus dicari dalam database artikel seperti Google Scholar ataupun Scopus apabila memiliki akses. Contohnya dapat mencari sekitar 10-30 artikel kuantitatif yang relevan dengan penelitian yang akan atau sedang digarap.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>4. Ambil Data Statistik dari Setiap Penelitian Terdahulu<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Data statistik dari penelitian terdahulu diambil kemudian dimasukkan ke dalam tabel ekstraksi data yang berisi:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Nomor<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Penulis dan tahun penelitian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Judul penelitian<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Metode yang digunakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Jumlah sampel<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Temuan atau hasil utama<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>5. Hitung Effect Size dalam Metode Meta Analisis<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Effect size<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> adalah nilai yang menunjukkan seberapa besar pengaruh atau hubungan dalam sebuah penelitian. Jadi dalam metode ini tidak hanya memeriksa apakah hasilnya signifikan, tapi juga menilai seberapa besar dampaknya. Pada penelitian yang membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, salah satu ukuran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">effect size<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang sering dipakai adalah Hedges&#8217; g yang di mana satu penelitian menghasilkan satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">effect size<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perhitungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">effect size <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini dapat melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seperti SPSS. Namun perlu diperhatikan pada penelitian terdahulu yang didapat, karena tidak semua penelitian terdapat hasil Mean dan SD <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(Standard Deviation)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang merupakan simpangan baku. Di beberapa penelitian, justru yang terlihat hasilnya adalah nilai t, F, atau korelasi, yang di mana metode perhitungan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">effect size<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> harus disesuaikan dengan data yang tersedia.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>6. Gabungkan Effect Size dari Setiap Penelitian Terdahulu<\/b><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bagian ini adalah inti dari metode meta analisis yang bertujuan untuk mendapatkan kesimpulan dari berbagai penelitian yang berbeda tapi relevan. Penggabungan dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">effect size <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga agar mendapatkan kesimpulan yang lebih kuat daripada hanya mengandalkan satu penelitian saja.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>7. Cek Heterogenitas<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada penelitian perlu melihat apakah hasil antar penelitian apakah relatif sama atau justru hasilnya berbeda. Dari sinilah biasanya peneliti menggunakan model <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">random effects, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">terutama penelitian yang berasal dari populasi, metode, atau kondisi yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>8. Buat Forest Plot sebagai Visual Metode Meta Analisis<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><em>Forest plot<\/em> berfungsi untuk memeriksa apakah setiap penelitian menunjukkan hasil yang mirip atau berbeda secara signifikan dibandingkan gabungan semua data. Selain itu juga fungsi utamanya untuk menunjukkan hasil secara visual. Setiap penelitian biasanya ditampilkan sebagai titik atau kotak, dengan garis yang menandakan interval kepercayaan. Di bagian bawah, ada bentuk berlian yang menggambarkan hasil keseluruhan dari semua penelitian.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3><b><\/b><b>9. Cek Publication Bias<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bias publikasi berhubungan dengan kepercayaan terhadap kesimpulan meta analisis. Hal ini adalah keadaan ketika ada kemungkinan dari sebuah penelitian dipublikasikan atau mudah ditemukan, tapi tergantung pada hasil penelitian yang diperoleh. Misalnya, penelitian yang menunjukkan hasil yang kuat atau positif lebih mungkin diterbitkan dibandingkan dengan penelitian yang hasilnya tidak signifikan.<\/span><\/p>\n<p><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/data-penelitian-kuantitatif-tidak-normal-begini-cara-mengatasinya\/\">Data Penelitian Kuantitatif Tidak Normal? Begini Cara mengatasinya!<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Solusi Olah Data yang Praktis, Hemat Waktu, dan Tenaga untuk Peneliti<\/b><\/p>\n<p><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penelitian menggunakan metode meta analisis memang terasa berat dan membutuhkan ketelitian yang pasti. Namun bagi para peneliti yang tidak mempunyai waktu lebih untuk mengolah temuan data dalam penelitian, <a href=\"http:\/\/ebizmark.id\/jasaolahdata\">MyData<\/a> menyediakan jasa olah data bahkan hingga bimbingan! Maka dari itu, jangan sampai melewatkan kesempatan ini ya!<\/span><\/p>\n<p><em>Follow\u00a0<\/em>akun Instagram <a href=\"http:\/\/instagram.com\/mydata_id\">@mydata_id<\/a> dan Tiktok <a href=\"http:\/\/tiktok.com\/@mydata.id\">@mydata.id<\/a> untuk dapatkan informasi seputar pengolahan data. Apabila ingin mendapatkan pelatihan terkait penelitian secara terjangkau bahkan gratis, <a href=\"http:\/\/ebizmark.id\">Ebizmark<\/a> hadir untuk menjadi solusi dalam penelitian.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metode meta analisis dapat digunakan untuk peneliti yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode ini jarang digunakan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":5050,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"footnotes":""},"categories":[23,11,7,5],"tags":[83,1024,1415,583,1091],"newstopic":[1396,1401,1400],"class_list":["post-5049","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-data","category-jurnal","category-penelitian","category-skripsi","tag-kuantitatif","tag-meta-analisis","tag-metode-meta-analisis","tag-metode-penelitian","tag-penelitian-kuantitatif","newstopic-kuantitatif","newstopic-olah-data-kuantitatif","newstopic-penelitian-kuantitatif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Penelitian metode meta analisis menggabungkan data statistik dari berbagai studi terdahulu untuk hasil kuantitatif yang lebih objektif.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Penelitian metode meta analisis menggabungkan data statistik dari berbagai studi terdahulu untuk hasil kuantitatif yang lebih objektif.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-09-14T09:27:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Syifa Anten Hening Gumati\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis - Ebizmark Blog","description":"Penelitian metode meta analisis menggabungkan data statistik dari berbagai studi terdahulu untuk hasil kuantitatif yang lebih objektif.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis - Ebizmark Blog","og_description":"Penelitian metode meta analisis menggabungkan data statistik dari berbagai studi terdahulu untuk hasil kuantitatif yang lebih objektif.\u00a0","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2026-09-14T09:27:58+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":1280,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Syifa Anten Hening Gumati","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Syifa Anten Hening Gumati","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/"},"author":{"name":"Syifa Anten Hening Gumati","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c"},"headline":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis","datePublished":"2026-09-14T09:27:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/"},"wordCount":1011,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg","keywords":["kuantitatif","Meta Analisis","Metode Meta Analisis","Metode penelitian","Penelitian Kuantitatif"],"articleSection":["Data","Jurnal","Penelitian","Skripsi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/","name":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg","datePublished":"2026-09-14T09:27:58+00:00","description":"Penelitian metode meta analisis menggabungkan data statistik dari berbagai studi terdahulu untuk hasil kuantitatif yang lebih objektif.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/Metode-Meta-Analisis.jpg","width":1920,"height":1280,"caption":"Cover Artikel Metode Meta Analisis"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/langkah-mudah-penelitian-menggunakan-metode-meta-analisis\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Langkah Mudah Penelitian Menggunakan Metode Meta Analisis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/69f4733cf6d31fb2d7d7c6e4d1a1006c","name":"Syifa Anten Hening Gumati","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/dc01efc4c401c8e4b67bed175b4cb4b2e21c853d3fc21d0a7054a8b99dc8b7fa?s=96&d=mm&r=g","caption":"Syifa Anten Hening Gumati"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/syifa\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5049","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5049"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5049\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5051,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5049\/revisions\/5051"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5050"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5049"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5049"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5049"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5049"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}