{"id":475,"date":"2023-08-04T06:49:00","date_gmt":"2023-08-04T06:49:00","guid":{"rendered":"https:\/?p=475"},"modified":"2025-11-13T04:03:32","modified_gmt":"2025-11-13T04:03:32","slug":"research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/","title":{"rendered":"Research Gap: Pahami Artinya dan Tips Bagaimana Menemukannya"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Sebagai orang yang sering melakukan penelitian, research gap pastinya sudah terdengar familiar. Istilah research gap sering juga dikenal sebagai \u201cgap penelitian\u201d atau \u201ccelah penelitian\u201d. Agar menghasilkan penelitian yang berbeda dan baru dari penelitian-penelitian sebelumnya, research gap ini sebenarnya sangat diperlukan. Apabila penelitianmu tidak ada research gapnya, maka penelitianmu bisa-bisa dianggap plagiarisme dan tidak diperkenankan untuk diteruskan. Bahaya, bukan?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Research Gap<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Research gap berasal dari bahasa inggris yang artinya \u201ccelah penelitian\u201d. Sesuai dengan artinya, research gap artinya adalah terjadinya ketidakselarasan antara data, konsep, dan hasil penelitian terdahulu dengan data yang dilakukan oleh peneliti sekarang. Karena itu, ketidakselarasan atau inkonsistensi tersebut dianggap sebuah \u201ccelah\u201d. Namun istilah \u201ccelah\u201d dalam dunia penelitian termasuk ke dalam konotasi positif, loh. Karena dengan adanya research gap, kamu bisa menghasilkan data penelitian yang baru dan tidak hanya mengikuti penelitian-penelitian sebelumnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terlebih jika kamu sedang mengerjakan skripsi, dosen penguji pasti akan bertanya \u201capa yang membedakan penelitian Anda dengan penelitian-penelitian sebelumnya?\u201d Nah, kalau ada research gap, pasti kamu bisa menjawabnya dengan mudah. Jika tidak ada, dosen penguji akan merasa bahwa penelitianmu itu sia-sia dan dianggap hanya mengikuti penelitian-penelitian terdahulu (plagiarisme). Sementara itu di dunia akademik terutama penelitian, tindakan plagiarisme sangat ditentang keras. Jadi kamu harus berhati-hati, ya.<\/p>\r\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/jurnal-ilmiah-open-access-vs-subscription-mahasiswa-pilih-mana\/\">Jurnal Ilmiah Open Access vs Subscription<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kenali Jenis-Jenis Research Gap<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Theoritical Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Theoritical gap dikenal dengan celah penelitian berdasarkan teori. Artinya ada kesenjangan pada teori yang terdapat di penelitian sebelumnya. Hal ini memungkinkan terjadinya karena pada waktu sebelumnya ada keterbatasan teori sehingga peneliti sekarang dapat mengembangkan teori sebelumnya tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\r\n<li><strong>Evidence Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seperti arti dalam bahasa inggris, <em>evidence gap <\/em>berarti \u201ccelah bukti\u201d. Ini artinya ada kesenjangan pada bukti penelitian terdahulu. Hal tersebut terjadi karena bukti lapangan yang dilakukan oleh peneliti sekarang tidak sesuai (inkonsisten) dengan fenomena yang ada.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\r\n<li><strong>Population Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Population gap adalah celah berdasarkan jangkauan populasi. Di dunia bisnis, <em>population gap <\/em>bisa ditentukan dengan menentukan target pasar mereka siapa.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\r\n<li><strong>Empirical Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selanjutnya adalah <em>empirical gap, <\/em>yaitu celah di mana adanya temuan lapangan yang tidak konsisten dengan penelitian-penelitian terdahulu. Seperti ada kelemahan dengan metode penelitian terdahulu dengan data lapangan yang ada, sehingga penelitian yang dilakukan oleh peneliti sekarang ada yang terbukti dan ada yang tidak terbukti.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\r\n<li><strong>Knowledge Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Knowledge gap <\/em>atau \u201ccelah pengetahuan\u201d dalam penelitian dimaksudkan dengan mencari sebuah \u201cilmu\u201d atau \u201cpengetahuan\u201d yang belum ada sebelumnya. Ini dapat diartikan bahwa peneliti sekarang yang memakai <em>knowledge gap <\/em>harus mencari sesuatu yang belum ada di penelitian-penelitian sebelumnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\r\n<li><strong>Practical-knowledge Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika sebelumnya peneliti harus menghasilkan sesuatu yang baru, <em>practical-knowledge gap <\/em>diartikan sebagai kegiatan itu sendiri yang tidak memenuhi sebuah penelitian. Baik itu dari sesuatu yang kurang dari kegiatan penelitian atau hal-hal yang berkaitan lainnya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\">\r\n<li><strong>Methodological Gap<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terakhir, <em>methodological gap <\/em>atau \u201ccelah metodologi\u201d adalah kesenjangan yang disebabkan oleh keterbatasan metode penelitian sebelumnya.<\/p>\r\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a title=\"Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Novelty dan Research Gap\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/sering-dianggap-sama-ini-perbedaan-novelty-dan-research-gap\/\" rel=\"bookmark\">Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Novelty dan Research Gap<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menemukan Research Gap<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setelah mengetahui apa itu research gap dan jenis-jenisnya, mungkin kalian masih bingung cara menemukan gap dalam penelitian. Simak cara menemukan research gap di bawah ini, ya!<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Mencari Konsep yang Sebelumnya Tidak Ada<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketika melakukan penelitian, tentunya peneliti akan melihat referensi-referensi terdahulu. Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang sebenarnya ingin dicari. Dari data-data yang ada, mungkin ada suatu hal yang luput dari penelitian sebelumnya sehingga kamu bisa melengkapi \u201ckesenjangan\u201d atau \u201ccelah\u201d tersebut untuk menyempurnakan penelitian sebelumnya. Tidak ada salahnya apabila kamu juga melakukan wawancara kepada peneliti sebelumnya mengenai apa yang terlewat dari penelitian tersebut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\r\n<li><strong>Menganalisa Celah Saat Riset<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketika kamu melakukan riset penelitian-penelitian terdahulu, tentunya kamu tidak mendapatkan informasi dari satu sumber saja, bukan? Gunakan kesempatan itu untuk mencari celah di antara banyaknya informasi yang kamu temukan, seperti metode, bukti lapangan, teori, dan sebagainya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\r\n<li><strong>Fokus Kepada Penelitian yang Belum Jelas<\/strong><\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Hal ini mungkin cara yang banyak dipakai, yaitu berpatok atau fokus kepada penelitian yang belum jelas. Carilah penelitian yang masih jarang digunakan dan belum jelas kepastian hasil penelitiannya sehingga kamu bisa menemukan celah penelitian lebih mudah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Itulah pengertian, jenis, dan bagaimana cara menemukan gap penelitian. Jadi sekarang kamu tidak bingung lagi kan, tentang gap penelitian?<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-heading\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">@ebizmark.id<\/a>. Jangan lewatkan pula berbagai Kelas Gratis mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <a class=\"in-cell-link\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Ebizmark.id<\/a>!<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai orang yang sering melakukan penelitian, research gap pastinya sudah terdengar familiar. Istilah research gap&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":476,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[1117,534],"newstopic":[],"class_list":["post-475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian","tag-gap-penelitian","tag-research-gap"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Research Gap: Pahami Bagaimana Menemukannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Research gap atau gap penelitian adalah terjadinya ketidakselarasan antara hasil penelitian terdahulu dengan sekarang. Berikut jenis-jenisnya\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Research Gap: Pahami Bagaimana Menemukannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Research gap atau gap penelitian adalah terjadinya ketidakselarasan antara hasil penelitian terdahulu dengan sekarang. Berikut jenis-jenisnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-04T06:49:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-11-13T04:03:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1352\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"779\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Tasqiela Permata Fadia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tasqiela Permata Fadia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Research Gap: Pahami Bagaimana Menemukannya","description":"Research gap atau gap penelitian adalah terjadinya ketidakselarasan antara hasil penelitian terdahulu dengan sekarang. Berikut jenis-jenisnya","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Research Gap: Pahami Bagaimana Menemukannya","og_description":"Research gap atau gap penelitian adalah terjadinya ketidakselarasan antara hasil penelitian terdahulu dengan sekarang. Berikut jenis-jenisnya","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2023-08-04T06:49:00+00:00","article_modified_time":"2025-11-13T04:03:32+00:00","og_image":[{"width":1352,"height":779,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tasqiela Permata Fadia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Tasqiela Permata Fadia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/"},"author":{"name":"Tasqiela Permata Fadia","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/dc5c129c59c83438e22698b1449e19d7"},"headline":"Research Gap: Pahami Artinya dan Tips Bagaimana Menemukannya","datePublished":"2023-08-04T06:49:00+00:00","dateModified":"2025-11-13T04:03:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/"},"wordCount":694,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg","keywords":["Gap Penelitian","Research gap"],"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/","name":"Research Gap: Pahami Bagaimana Menemukannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg","datePublished":"2023-08-04T06:49:00+00:00","dateModified":"2025-11-13T04:03:32+00:00","description":"Research gap atau gap penelitian adalah terjadinya ketidakselarasan antara hasil penelitian terdahulu dengan sekarang. Berikut jenis-jenisnya","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/gap-penelitian.jpg","width":1352,"height":779},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/research-gap-pahami-artinya-dan-tips-bagaimana-menemukannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Research Gap: Pahami Artinya dan Tips Bagaimana Menemukannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/dc5c129c59c83438e22698b1449e19d7","name":"Tasqiela Permata Fadia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f15d457bb8356b97897ff65fe3b1f2ac9bb66da78a6fecc4db9b559a950278dc?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tasqiela Permata Fadia"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/tasqiela\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=475"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4251,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/475\/revisions\/4251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=475"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}