{"id":4697,"date":"2026-04-20T06:44:27","date_gmt":"2026-04-20T06:44:27","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=4697"},"modified":"2026-04-20T07:33:51","modified_gmt":"2026-04-20T07:33:51","slug":"perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/","title":{"rendered":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya"},"content":{"rendered":"<h1><b>Perbedaan Populasi dan Sampel dalam Penelitian: Panduan Lengkap<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Saat menyusun bab metodologi skripsi, ada dua konsep yang hampir pasti akan ditanyakan oleh dosen pembimbing: populasi dan sampel. Keduanya terdengar familiar, tapi banyak mahasiswa yang masih kesulitan menjelaskan perbedaan keduanya secara tepat, apalagi menggunakannya dengan benar dalam konteks penelitian mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kesalahan dalam memahami dan menentukan populasi dan sampel bukan masalah kecil. Ia bisa berdampak pada validitas seluruh penelitianmu, dari cara kamu mengumpulkan data hingga sejauh mana kesimpulanmu bisa digeneralisasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artikel ini akan menjelaskan perbedaan populasi dan sampel dalam penelitian secara tuntas, disertai contoh konkret dari berbagai bidang studi yang bisa langsung kamu jadikan referensi.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-metode-penelitian-deskriptif-dan-eksplanatif\/\">Apa Perbedaan Metode Penelitian Deskriptif dan Eksplanatif? Simak Penjelasannya!<\/a><\/b><\/p>\n<h2><b>Pengertian Populasi dalam Penelitian<\/b><\/h2>\n<p>Secara konseptual, populasi penelitian mencakup keseluruhan elemen, baik berupa subjek, objek, maupun fenomena, yang memiliki karakteristik tertentu dan ditetapkan sebagai sasaran penelitian. Meskipun lazim diasosiasikan dengan manusia dalam penelitian sosial, populasi sejatinya dapat berupa dokumen, produk, peristiwa, atau benda lainnya.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yang penting dipahami adalah bahwa populasi didefinisikan oleh peneliti berdasarkan tujuan penelitiannya. Dua penelitian dengan topik yang sama bisa memiliki populasi yang berbeda tergantung pada batasan yang ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh populasi:<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Penelitian tentang kepuasan kerja karyawan: populasinya adalah seluruh karyawan tetap PT XYZ yang berjumlah 1.200 orang. Penelitian tentang kualitas air sungai: populasinya adalah seluruh titik pengambilan sampel air di sepanjang Sungai Ciliwung.<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Analogi: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Populasi adalah seluruh isi sebuah kolam renang. Kamu ingin mengetahui suhu rata-rata air di seluruh kolam, tapi tidak mungkin mengukur setiap molekul air di dalamnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Sampel dalam Penelitian<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sampel dalam penelitian adalah bagian dari populasi yang dipilih secara terencana untuk mewakili keseluruhan populasi tersebut. Sampel yang baik adalah sampel yang representatif, artinya karakteristik sampel mencerminkan karakteristik populasinya sehingga kesimpulan yang ditarik dari sampel bisa digeneralisasikan ke populasi secara keseluruhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan sampel dalam penelitian didasarkan pada pertimbangan praktis: seringkali tidak mungkin atau tidak efisien untuk meneliti seluruh anggota populasi, terutama ketika populasinya sangat besar, tersebar luas secara geografis, atau membutuhkan biaya yang sangat tinggi untuk dijangkau seluruhnya.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh sampel:<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Dari 1.200 karyawan tetap PT XYZ, peneliti mengambil 120 orang sebagai sampel menggunakan teknik random sampling. Dari seluruh titik pengambilan sampel air di Sungai Ciliwung, peneliti memilih 30 titik yang tersebar merata dari hulu ke hilir.<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Melanjutkan analogi: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Sampel adalah segayung air yang kamu ambil dari kolam renang untuk diukur suhunya. Jika kamu mengambilnya dengan benar dari berbagai bagian kolam, suhu segayung itu bisa mewakili suhu keseluruhan kolam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Populasi dan Sampel secara Lengkap<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut adalah tabel perbandingan yang merangkum perbedaan utama antara populasi dan sampel dalam penelitian.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Aspek<\/b><\/td>\n<td><b>Populasi<\/b><\/td>\n<td><b>Sampel<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Definisi<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Keseluruhan subjek yang menjadi sasaran penelitian<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Bagian dari populasi yang dipilih untuk diteliti<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Cakupan<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Luas, mencakup semua anggota kelompok<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Terbatas, hanya sebagian dari populasi<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Keterwakilan<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Merupakan keseluruhan yang ingin dipahami<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Harus mewakili karakteristik populasi<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Pengukuran<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Parameter (nilai tetap populasi)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Statistik (nilai estimasi dari sampel)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Biaya &amp; Waktu<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Mahal dan memakan waktu lebih lama<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Lebih efisien dari segi biaya dan waktu<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><b>Contoh<\/b><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">Seluruh mahasiswa aktif di Indonesia<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400\">500 mahasiswa dari 10 universitas terpilih<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><b>Baca juga:\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menyiapkan-instrumen-untuk-memulai-penelitian\/\">Cara Menyiapkan Instrumen Penelitian Untuk Memulai Penelitian<\/a><\/b><\/p>\n<h2><b>Teknik Pengambilan Sampel yang Perlu Diketahui<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah memahami perbedaan populasi dan sampel, langkah berikutnya adalah memilih teknik pengambilan sampel yang paling sesuai dengan desain penelitianmu. Secara umum, teknik sampling dibagi menjadi dua kelompok besar.<\/span><\/p>\n<h3><b>Probability Sampling<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam probability sampling, setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama atau terukur untuk dipilih sebagai sampel. Teknik ini menghasilkan sampel yang paling representatif dan memungkinkan generalisasi yang lebih kuat ke populasi. Beberapa teknik yang termasuk dalam kelompok ini antara lain simple random sampling, stratified random sampling, cluster sampling, dan systematic sampling.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh simple random sampling:<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Dari 500 mahasiswa angkatan 2022, peneliti membuat daftar nomor urut seluruh mahasiswa, lalu menggunakan tabel angka acak untuk memilih 100 mahasiswa sebagai sampel. Setiap mahasiswa memiliki peluang yang sama untuk terpilih.<\/span><\/i><\/p>\n<h3><b>Non-Probability Sampling<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam non-probability sampling, tidak semua anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk dipilih. Teknik ini lebih fleksibel dan sering digunakan dalam penelitian kualitatif atau ketika daftar lengkap populasi tidak tersedia. Teknik yang termasuk di sini antara lain purposive sampling, snowball sampling, convenience sampling, dan quota sampling.<\/span><\/p>\n<p><b>Contoh purposive sampling:<\/b><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Penelitian tentang pengalaman wirausahawan sukses memilih sampel berdasarkan kriteria tertentu: wirausahawan yang bisnisnya sudah berjalan minimal 5 tahun dan memiliki omzet di atas 1 miliar per tahun. Hanya mereka yang memenuhi kriteria ini yang dipilih sebagai sampel.<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Tips: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Pilih teknik sampling yang paling sesuai dengan tujuan dan desain penelitianmu, bukan yang paling mudah dilakukan. Teknik yang salah bisa membuat sampelmu tidak representatif dan melemahkan validitas keseluruhan penelitian.<\/span><\/p>\n<h2><b>Berapa Besar Sampel yang Ideal?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pertanyaan tentang ukuran sampel adalah salah satu yang paling sering diajukan mahasiswa kepada dosen pembimbing. Tidak ada jawaban tunggal yang berlaku untuk semua penelitian, karena ukuran sampel yang ideal bergantung pada beberapa faktor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Faktor pertama adalah besarnya populasi. Semakin besar populasi, semakin besar pula sampel yang idealnya diambil, meski hubungan ini tidak linier. Faktor kedua adalah tingkat kepercayaan dan margin error yang kamu tetapkan. Semakin tinggi tingkat kepercayaan yang diinginkan, semakin besar sampel yang dibutuhkan. Faktor ketiga adalah homogenitas populasi. Populasi yang lebih homogen memungkinkan penggunaan sampel yang lebih kecil tanpa mengorbankan representativitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk penelitian kuantitatif, beberapa rumus yang umum digunakan untuk menentukan ukuran sampel antara lain rumus Slovin untuk populasi yang diketahui jumlahnya, dan tabel Krejcie-Morgan yang sudah menyediakan panduan ukuran sampel untuk berbagai ukuran populasi.<\/span><\/p>\n<p><b>Tips: <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Untuk penelitian kualitatif, ukuran sampel biasanya jauh lebih kecil, berkisar antara 5 hingga 30 informan tergantung pada kedalaman analisis yang dibutuhkan. Prinsip yang berlaku adalah data saturation, yaitu berhenti menambah sampel ketika data baru tidak lagi menghasilkan informasi yang substansial berbeda dari yang sudah ada.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/tools-ai-untuk-literature-review-yang-efektif\/\">Tools AI untuk Literature Review yang Efektif<\/a><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Populasi adalah keseluruhan kelompok yang ingin kamu pahami, sementara sampel adalah bagian yang kamu teliti untuk menarik kesimpulan tentang keseluruhan tersebut. Memilih sampel yang tepat dengan teknik yang sesuai adalah salah satu keputusan paling penting dalam desain penelitian, dan memahaminya dengan baik sejak awal akan menghindarkanmu dari revisi besar yang menyita waktu di kemudian hari.<\/span><\/p>\n<p>Masih bingung menentukan populasi, sampel, dan teknik sampling yang tepat untuk skripsimu? <a href=\"http:\/\/ebizmark.id\">Ebizmark<\/a> hadir dengan program pendampingan metodologi penelitian yang membantu kamu merancang desain penelitian yang solid dari awal. Kunjungi ebizmark.id dan mulai konsultasi sekarang!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perbedaan Populasi dan Sampel dalam Penelitian: Panduan Lengkap Saat menyusun bab metodologi skripsi, ada dua&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":15,"featured_media":4700,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23,7],"tags":[100],"newstopic":[],"class_list":["post-4697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-data","category-penelitian","tag-perbedaan-populasi-dan-sampel"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung bedanya populasi dan sampel dalam penelitian? Pelajari pengertian, perbedaan, dan contoh agar metodologi skripsimu makin solid.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung bedanya populasi dan sampel dalam penelitian? Pelajari pengertian, perbedaan, dan contoh agar metodologi skripsimu makin solid.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-20T06:44:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-20T07:33:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"735\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"386\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Zahrannisa Ulva\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Zahrannisa Ulva\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya - Ebizmark Blog","description":"Bingung bedanya populasi dan sampel dalam penelitian? Pelajari pengertian, perbedaan, dan contoh agar metodologi skripsimu makin solid.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya - Ebizmark Blog","og_description":"Bingung bedanya populasi dan sampel dalam penelitian? Pelajari pengertian, perbedaan, dan contoh agar metodologi skripsimu makin solid.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2026-04-20T06:44:27+00:00","article_modified_time":"2026-04-20T07:33:51+00:00","og_image":[{"width":735,"height":386,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Zahrannisa Ulva","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Zahrannisa Ulva","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/"},"author":{"name":"Zahrannisa Ulva","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/3818b2958dbdc3ef2127b7ba2869b786"},"headline":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya","datePublished":"2026-04-20T06:44:27+00:00","dateModified":"2026-04-20T07:33:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/"},"wordCount":1016,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg","keywords":["perbedaan populasi dan sampel"],"articleSection":["Data","Penelitian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/","name":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg","datePublished":"2026-04-20T06:44:27+00:00","dateModified":"2026-04-20T07:33:51+00:00","description":"Bingung bedanya populasi dan sampel dalam penelitian? Pelajari pengertian, perbedaan, dan contoh agar metodologi skripsimu makin solid.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/download-24.jpg","width":735,"height":386,"caption":"sampel dan populasi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-populasi-dan-sampel-yang-wajib-dipahami\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Masih Bingung Perbedaan Sampel dan Populasi? Ini Jawabannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/3818b2958dbdc3ef2127b7ba2869b786","name":"Zahrannisa Ulva","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eece0ddd984e13df9aa8433316076b3d6604ee0a83a0215d3afb75e86c067397?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eece0ddd984e13df9aa8433316076b3d6604ee0a83a0215d3afb75e86c067397?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/eece0ddd984e13df9aa8433316076b3d6604ee0a83a0215d3afb75e86c067397?s=96&d=mm&r=g","caption":"Zahrannisa Ulva"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/zahranisa\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/15"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4697"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4697\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4701,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4697\/revisions\/4701"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4700"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4697"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}