{"id":3916,"date":"2025-09-01T04:50:35","date_gmt":"2025-09-01T04:50:35","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3916"},"modified":"2025-09-01T04:56:58","modified_gmt":"2025-09-01T04:56:58","slug":"perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/","title":{"rendered":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode sampling memegang peran penting pada penelitian, terutama ketika peneliti tidak dapat menjangkau seluruh populasi. Teknik pengambilan sampel bukan hanya menentukan kualitas data, tetapi juga berpengaruh terhadap validitas hasil penelitian. Dua metode non-probability sampling yang sering digunakan adalah snowball sampling dan purposive sampling. Keduanya sama-sama bertujuan memperoleh informasi secara lebih terarah, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Snowball Sampling dan Purposive Sampling?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling merupakan teknik pengambilan sampel yang dilakukan melalui rekomendasi atau rujukan dari responden sebelumnya. Ibarat bola salju yang menggelinding dan semakin membesar, metode ini memungkinkan jumlah sampel bertambah seiring peneliti memperoleh kontak baru dari responden awal. Teknik ini sering digunakan untuk meneliti populasi tersembunyi atau sulit dijangkau, seperti komunitas tertentu, kelompok minoritas, atau individu dengan karakteristik khusus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara itu, purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel yang didasarkan pada pertimbangan atau kriteria tertentu yang telah ditetapkan peneliti. Sampel dipilih karena dianggap paling relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Misalnya, peneliti yang ingin meneliti gaya mengajar dosen bisa memilih narasumber dosen dengan pengalaman minimal lima tahun. Dengan begitu, data yang terkumpul lebih sesuai dengan tujuan penelitian.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <a class=\"gmr-slide-titlelink\" title=\"Apa Itu Purposive Sampling? Definisi, Tujuan, dan Syaratnya\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-purposive-sampling-definisi-tujuan-dan-syaratnya\/\">Apa Itu Purposive Sampling? Definisi, Tujuan, dan Syaratnya<\/a><\/strong><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Walaupun sama-sama termasuk non-probability sampling, terdapat sejumlah perbedaan mendasar antara snowball sampling dan purposive sampling:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Cara memperoleh sampel<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling mengandalkan rujukan dari responden sebelumnya untuk menemukan partisipan baru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Purposive sampling memilih responden berdasarkan pertimbangan tertentu yang relevan dengan penelitian.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>2. Kondisi penggunaan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling banyak digunakan untuk populasi yang sulit diakses atau tidak memiliki data jelas.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Purposive sampling lebih sesuai digunakan ketika peneliti telah memiliki gambaran kriteria sampel yang diperlukan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>3. Jumlah sampel<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling berpotensi menghasilkan jumlah sampel yang semakin besar seiring bertambahnya rekomendasi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Purposive sampling biasanya lebih terbatas karena hanya individu yang sesuai kriteria yang dipilih.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>4. Kelebihan dan keterbatasan<\/b><\/h3>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling efektif menjangkau populasi tersembunyi, tetapi berisiko menghasilkan bias karena jaringan responden cenderung homogen.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Purposive sampling memberikan data yang lebih fokus dan sesuai kebutuhan penelitian, namun tidak dapat digeneralisasi ke populasi luas.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Snowball sampling dan purposive sampling sama-sama memiliki keunggulan serta keterbatasan masing-masing. Snowball sampling unggul ketika peneliti meneliti kelompok yang sulit dijangkau sedangkan purposive sampling lebih tepat untuk penelitian yang membutuhkan sampel sesuai kriteria khusus. Pemilihan metode yang tepat sangat bergantung pada tujuan, populasi, serta keterbatasan penelitian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">@ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan lewatkan pula berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kelas Gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metode sampling memegang peran penting pada penelitian, terutama ketika peneliti tidak dapat menjangkau seluruh populasi.&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3920,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[1189,1086,1190],"newstopic":[],"class_list":["post-3916","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian","tag-purposive-sampling","tag-sampling","tag-snowball-sampling"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja? - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui perbedaan snowball sampling dan purposive sampling, mulai dari penggunaan, serta kelebihan dan keterbatasannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja? - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui perbedaan snowball sampling dan purposive sampling, mulai dari penggunaan, serta kelebihan dan keterbatasannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-01T04:50:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-01T04:56:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja? - Ebizmark Blog","description":"Ketahui perbedaan snowball sampling dan purposive sampling, mulai dari penggunaan, serta kelebihan dan keterbatasannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja? - Ebizmark Blog","og_description":"Ketahui perbedaan snowball sampling dan purposive sampling, mulai dari penggunaan, serta kelebihan dan keterbatasannya.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-09-01T04:50:35+00:00","article_modified_time":"2025-09-01T04:56:58+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja?","datePublished":"2025-09-01T04:50:35+00:00","dateModified":"2025-09-01T04:56:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/"},"wordCount":409,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png","keywords":["Purposive Sampling","Sampling","Snowball Sampling"],"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/","name":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja? - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png","datePublished":"2025-09-01T04:50:35+00:00","dateModified":"2025-09-01T04:56:58+00:00","description":"Ketahui perbedaan snowball sampling dan purposive sampling, mulai dari penggunaan, serta kelebihan dan keterbatasannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Ebiz-Main-Image-2025-09-01T115005.563.png","width":1200,"height":675,"caption":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/perbedaan-snowball-sampling-dan-purposive-sampling-apa-saja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perbedaan Snowball Sampling dan Purposive Sampling, Apa saja?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3916"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3923,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3916\/revisions\/3923"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3920"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3916"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}