{"id":3580,"date":"2025-07-24T02:00:55","date_gmt":"2025-07-24T02:00:55","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3580"},"modified":"2025-07-23T08:51:34","modified_gmt":"2025-07-23T08:51:34","slug":"apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, peneliti dituntut untuk memahami peta literatur secara menyeluruh sebelum merumuskan arah riset. Di sinilah scoping review menjadi metode yang semakin populer. Pendekatan ini memungkinkan peneliti mengeksplor topik secara luas dan sistematis, terutama pada bidang kajian yang masih baru atau belum banyak diteliti.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apa Itu Scoping Review?<\/b><\/h3>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Scoping review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> merupakan salah satu jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">literature review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan ruang lingkup suatu topik atau area penelitian secara sistematis. Tidak seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">systematic review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang fokus pada pertanyaan riset spesifik dan kualitas bukti, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scoping review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> lebih menekankan pada identifikasi, klasifikasi, dan sintesis literatur secara luas. Pendekatan ini sangat berguna ketika literatur yang tersedia masih tersebar atau belum terorganisasi dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jenis tinjauan ini ideal digunakan saat peneliti ingin memahami konsep-konsep utama, jenis-jenis bukti, serta kesenjangan riset yang ada di suatu bidang. Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scoping review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> juga membantu dalam merumuskan pertanyaan riset yang lebih tajam untuk studi-studi lanjutan. Karena sifatnya yang lebih eksploratif, metode ini sering dijadikan langkah awal sebelum melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">systematic review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang lebih mendalam.<\/span><\/p>\n<h3><b>Tujuan Scoping Review<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">literature review ini<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0bertujuan memberikan gambaran umum mengenai literatur yang berkaitan dengan suatu topik tanpa membatasi pada kualitas atau tingkat bukti tertentu. Hal ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplor lebih banyak sumber secara menyeluruh. Kemudian dapat mengidentifikasi kecenderungan serta tema-tema utama dalam penelitian yang telah ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scoping review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berguna untuk memetakan kesenjangan riset, menentukan cakupan informasi, serta merumuskan pertanyaan penelitian yang relevan untuk studi berikutnya. Metode ini juga sering digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti pada tahap awal pengembangan kebijakan atau praktik klinis. Oleh karena itu, tujuannya tidak hanya mencakup pencarian pengetahuan, tetapi juga sebagai panduan strategis dalam merancang riset yang lebih terarah.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a class=\"gmr-slide-titlelink\" title=\"5 Kesalahan Umum dalam Pengumpulan Data yang Harus Dihindari\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/5-kesalahan-umum-dalam-pengumpulan-data-yang-harus-dihindari\/\">5 Kesalahan Umum dalam Pengumpulan Data yang Harus Dihindari<\/a><\/p>\n<h3><b>Langkah-Langkah Scoping Review<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelaksanaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scoping review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memerlukan pendekatan sistematis meskipun tidak seketat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">systematic review<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Tahap pertama adalah merumuskan pertanyaan penelitian secara jelas dan terfokus. Pertanyaan ini harus cukup luas agar mencakup beragam sumber literatur, tetapi juga cukup spesifik agar proses pencarian tetap terarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Langkah berikutnya meliputi identifikasi literatur yang relevan dari berbagai database dan sumber ilmiah. Peneliti kemudian melakukan penyaringan dan seleksi dokumen berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Setiap literatur yang lolos seleksi diekstraksi informasinya dan diklasifikasikan sesuai dengan tema, konsep, atau tipe bukti yang dibahas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahap akhir adalah pelaporan hasil secara naratif atau menggunakan pemetaan visual, yang menunjukkan tren, pola, dan kesenjangan dalam literatur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">@ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Jangan lewatkan pula berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelas Gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seiring pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan, peneliti dituntut untuk memahami peta literatur secara menyeluruh sebelum merumuskan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3584,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[949,58,1084],"newstopic":[],"class_list":["post-3580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian","tag-literature-review","tag-penelitian","tag-scoping-review"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Scoping review adalah metode literatur yang digunakan untuk memetakan ruang lingkup penelitian dalam topik secara luas dan sistematis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Scoping review adalah metode literatur yang digunakan untuk memetakan ruang lingkup penelitian dalam topik secara luas dan sistematis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-24T02:00:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya - Ebizmark Blog","description":"Scoping review adalah metode literatur yang digunakan untuk memetakan ruang lingkup penelitian dalam topik secara luas dan sistematis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya - Ebizmark Blog","og_description":"Scoping review adalah metode literatur yang digunakan untuk memetakan ruang lingkup penelitian dalam topik secara luas dan sistematis.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-07-24T02:00:55+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya","datePublished":"2025-07-24T02:00:55+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/"},"wordCount":432,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png","keywords":["Literature Review","penelitian","Scoping Review"],"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/","name":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png","datePublished":"2025-07-24T02:00:55+00:00","description":"Scoping review adalah metode literatur yang digunakan untuk memetakan ruang lingkup penelitian dalam topik secara luas dan sistematis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-22-1.png","width":1200,"height":675,"caption":"Apa Itu Analisis Bivariat? Pengertian, Jenis, dan Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-scoping-review-pengertian-dan-tujuannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Scoping Review? Pengertian dan Tujuannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3580"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3580\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3587,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3580\/revisions\/3587"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3584"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3580"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}