{"id":3565,"date":"2025-07-22T02:00:14","date_gmt":"2025-07-22T02:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3565"},"modified":"2025-07-21T06:34:46","modified_gmt":"2025-07-21T06:34:46","slug":"apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode Systematic Literature Review (SLR) semakin banyak digunakan oleh peneliti dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan jumlah publikasi yang mengadopsi pendekatan ini menunjukkan tren positif terhadap pentingnya sintesis literatur yang sistematis dan transparan. SLR dinilai mampu menyaring informasi ilmiah secara objektif sehingga menghasilkan pemahaman yang lebih utuh terhadap topik tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, apa sebenarnya metode SLR?<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Systematic Literature Review?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Systematic Literature Review (SLR) adalah metode kajian literatur yang dilakukan secara sistematis, eksplisit, dan dapat direplikasi. Tujuannya adalah mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menyintesis seluruh penelitian yang relevan terhadap suatu pertanyaan riset tertentu. Berbeda dari tinjauan pustaka naratif biasa, SLR dilakukan menggunakan protokol yang ketat, mencakup strategi pencarian, kriteria inklusi-eksklusi, serta proses seleksi dan evaluasi kualitas studi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Metode ini bertujuan mengurangi bias seleksi dan meningkatkan transparansi dalam pengambilan kesimpulan. Oleh karena itu, SLR banyak digunakan sebagai dasar dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">evidence-based research<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang membutuhkan keandalan tinggi, seperti dalam bidang kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan kebijakan publik.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tujuan Systematic Literature Review<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Systematic Literature Review bertujuan menyediakan ringkasan menyeluruh dan tepercaya atas temuan-temuan ilmiah terkait suatu pertanyaan riset. Tujuan ini mencakup beberapa aspek penting, seperti:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menyediakan dasar teori yang kuat untuk penelitian lanjutan dengan mengidentifikasi kesenjangan atau inkonsistensi dalam literatur.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Membantu pengambilan keputusan berbasis bukti, baik di tingkat praktis maupun kebijakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menilai efektivitas intervensi atau pendekatan tertentu, misalnya dalam pengobatan, pendidikan, atau teknik.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengidentifikasi tren riset dan arah perkembangan bidang studi tertentu dari waktu ke waktu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui pendekatan ini, peneliti dapat membangun argumen ilmiah yang lebih solid dan menyusun kerangka kerja teoretis yang didukung oleh bukti terverifikasi.<\/span><\/p>\n<p><strong>Baca juga:\u00a0<\/strong><a title=\"7 Tips Membuat Outline Penelitian Agar Efektif dan Terarah\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/7-tips-membuat-outline-penelitian-agar-efektif-dan-terarah\/\" rel=\"bookmark\">7 Tips Membuat Outline Penelitian Agar Efektif dan Terarah<\/a><\/p>\n<h2><b>Tahapan Systematic Literature Review<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SLR memiliki tahapan kerja yang sistematis, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil. Secara umum, proses ini melibatkan beberapa langkah utama:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">SLR memiliki tahapan kerja yang sistematis, mulai dari perencanaan hingga pelaporan hasil. Secara umum, proses ini melibatkan beberapa langkah utama:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Menentukan pertanyaan riset (research question)<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Pertanyaan harus spesifik, terfokus, dan menjawab masalah yang ingin diteliti secara mendalam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Membuat protokol review<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Protokol mencakup kriteria inklusi-eksklusi, strategi pencarian, serta metode seleksi dan analisis data.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Melakukan pencarian literatur<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Pencarian dilakukan melalui database akademik seperti Scopus, Web of Science, PubMed, atau Google Scholar, dengan menggunakan kata kunci dan filter tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Seleksi dan evaluasi kualitas studi<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Setiap publikasi yang ditemukan akan disaring berdasarkan protokol, lalu dinilai kualitasnya menggunakan alat evaluasi yang sesuai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Ekstraksi dan sintesis data<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Data yang relevan diekstraksi secara sistematis dan disintesis, baik secara kualitatif maupun kuantitatif (jika menggunakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">meta-analysis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><b>Pelaporan hasil secara transparan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Hasil akhir ditulis dalam bentuk laporan yang menjelaskan proses, temuan, keterbatasan, dan implikasi dari review.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Contoh Systematic Literature Review<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai contoh, dalam bidang pendidikan, SLR dapat digunakan untuk meninjau efektivitas pembelajaran berbasis digital terhadap hasil belajar siswa. Peneliti dapat mengumpulkan dan menelaah berbagai studi yang membahas topik serupa, lalu mengidentifikasi pola umum serta celah riset yang belum terungkap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh lain, di bidang kesehatan, SLR sering digunakan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas suatu terapi atau obat. Sebuah SLR tentang pengaruh terapi mindfulness terhadap stres kerja, misalnya, dapat menggabungkan hasil dari berbagai penelitian untuk melihat dampaknya secara umum dan konteks mana yang paling efektif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">@ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Jangan lewatkan pula berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelas Gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Metode Systematic Literature Review (SLR) semakin banyak digunakan oleh peneliti dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3569,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[58,1078,1079],"newstopic":[],"class_list":["post-3565","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian","tag-penelitian","tag-slr","tag-systematic-literature-review"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Systematic Literature Review adalah literatur sistematis yang sedang populer dalam riset ilmiah. Ketahui pengertian, tahapan, dan contohnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Systematic Literature Review adalah literatur sistematis yang sedang populer dalam riset ilmiah. Ketahui pengertian, tahapan, dan contohnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-22T02:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - Ebizmark Blog","description":"Systematic Literature Review adalah literatur sistematis yang sedang populer dalam riset ilmiah. Ketahui pengertian, tahapan, dan contohnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - Ebizmark Blog","og_description":"Systematic Literature Review adalah literatur sistematis yang sedang populer dalam riset ilmiah. Ketahui pengertian, tahapan, dan contohnya.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-07-22T02:00:14+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya","datePublished":"2025-07-22T02:00:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/"},"wordCount":545,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png","keywords":["penelitian","SLR","Systematic Literature Review"],"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/","name":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png","datePublished":"2025-07-22T02:00:14+00:00","description":"Systematic Literature Review adalah literatur sistematis yang sedang populer dalam riset ilmiah. Ketahui pengertian, tahapan, dan contohnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Ebiz-Main-Image-98.png","width":1200,"height":675,"caption":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-systematic-literature-review-slr-pengertian-tujuan-dan-contohnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Systematic Literature Review (SLR)? Pengertian, Tujuan, dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3565"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3565\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3567,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3565\/revisions\/3567"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3565"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}