{"id":3461,"date":"2025-07-07T02:44:49","date_gmt":"2025-07-07T02:44:49","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3461"},"modified":"2025-08-05T11:28:18","modified_gmt":"2025-08-05T11:28:18","slug":"apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Pernahkah Anda mencatat jumlah mahasiswa hadir di kelas atau menghitung berapa kendaraan yang terparkir di kampus? Dua hal tersebut termasuk ke dalam jenis data statistik, yaitu data diskrit. Artinya, data ini sebenarnya sering ditemui di kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Data Diskrit?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang hanya bisa dinyatakan dalam angka-angka tertentu yang tetap. Nilainya tidak dapat dipecah menjadi bagian lebih kecil atau desimal. Dengan kata lain, jenis data ini hanya terdiri dari bilangan bulat yang bisa dihitung secara pasti. Contohnya seperti jumlah mahasiswa dalam satu kelas atau banyaknya kendaraan di sebuah lahan parkir. Anda tidak bisa menyebutkan \u201c25,5 mahasiswa\u201d atau \u201c12,7 mobil\u201d. Artinya, angka-angka seperti itu tidak berlaku untuk data diskrit.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jenis data ini umumnya digunakan untuk menggambarkan jumlah, frekuensi, atau kuantitas sesuatu yang bersifat tetap. Karena datanya tidak bersambung, maka penyajiannya pun berbeda dari data kontinu. Penggunaan tabel frekuensi, grafik batang, dan histogram sangat umum dalam analisis jenis data ini, terutama untuk menampilkan seberapa sering suatu angka muncul dalam pengamatan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Karakteristik Data Diskrit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri utama dari data ini terletak pada nilai-nilainya yang terbatas dan terpisah. Artinya, tidak ada nilai di antara dua angka yang mungkin digunakan. Misalnya, jika suatu survei mencatat jumlah anak dalam sebuah keluarga, hasilnya akan berupa 0, 1, 2, dan seterusnya, tidak akan ada nilai seperti 1,5. Selain itu, data ini diperoleh melalui proses penghitungan, bukan pengukuran. Hal ini membedakannya secara jelas dari data kontinu, yang biasa dihasilkan melalui pengukuran fisik seperti tinggi badan atau berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada konteks penelitian, data jenis ini banyak digunakan untuk menyederhanakan kategori data dan mempermudah interpretasi hasil. Data ini juga sangat cocok diproses menggunakan teknik statistik deskriptif. Namun demikian, karena keterbatasan nilai yang mungkin muncul, data diskrit tidak dapat dianalisis menggunakan metode yang memerlukan skala nilai kontinu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain data diskrit, terdapat juga data kontinu. Ini <\/span><a title=\"Apa Itu Data Kontinu? Pengertian, Bentuk, dan Contohnya\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-kontinu-pengertian-bentuk-dan-contohnya\/\" rel=\"bookmark\">Pengertian, Bentuk, dan Contoh Data Kontinu<\/a><\/p>\n<h2><b>Contoh Data Diskrit<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penggunaan data diskrit bisa ditemukan di berbagai situasi, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun aktivitas akademik. Misalnya, saat menghitung jumlah mahasiswa di suatu kelas, hanya bilangan bulat yang digunakan karena tidak mungkin ada setengah mahasiswa. Begitu pula ketika mencatat jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan, jumlah kendaraan yang terparkir, atau banyaknya karyawan di sebuah perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh lainnya adalah hasil tes yang berbasis jumlah jawaban benar, seperti 7 dari 10 soal. Nilai ini termasuk data diskrit karena bersumber dari hasil penghitungan, bukan pengukuran. Data seperti ini juga sering dipakai untuk melihat frekuensi kemunculan suatu fenomena, misalnya, berapa kali seseorang mengakses internet dalam sehari.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bingung Cara Olah Data dengan Tepat?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyak mahasiswa, peneliti, hingga profesional sering kali kewalahan saat menghadapi data mentah yang menumpuk tanpa tahu harus mulai dari mana. Ebizmark hadir sebagai solusi tepat untuk Anda yang bingung mau olah data. Melalui<\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/jasaolahdata\"> <span style=\"font-weight: 400\">MyData<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, Ebizmark menawarkan jasa pengolahan data kuantitatif maupun kualitatif, seperti SPSS, NVivo, bibliometrik, hingga AI tools seperti Scopus AI dan Scite AI. Semua proses dilakukan oleh tim ahli yang tidak hanya paham teknis statistik, tapi juga mengerti kebutuhan akademik secara menyeluruh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan pendekatan edukatif, Ebizmark tidak sekadar membantu mengolah, tapi juga memastikan Anda memahami prosesnya. Jadi, layanan ini sangat cocok bagi Anda yang ingin belajar sekaligus menyelesaikan riset secara profesional, cepat, dan akurat.<\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-weight: 400\">Jadi tunggu apa lagi? Hubungi<\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/jasaolahdata\"> <span style=\"font-weight: 400\">MyData<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> sekarang untuk bantuan olah data yang profesional!<\/span><\/h3>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda mencatat jumlah mahasiswa hadir di kelas atau menghitung berapa kendaraan yang terparkir di&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3482,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[46,1041,58],"newstopic":[],"class_list":["post-3461","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-data","tag-data","tag-data-diskrit","tag-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang muncul hanya dalam bentuk angka bulat. Ketahui karakteristik dan contohnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang muncul hanya dalam bentuk angka bulat. Ketahui karakteristik dan contohnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-07T02:44:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-05T11:28:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","description":"Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang muncul hanya dalam bentuk angka bulat. Ketahui karakteristik dan contohnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","og_description":"Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang muncul hanya dalam bentuk angka bulat. Ketahui karakteristik dan contohnya di sini!","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-07-07T02:44:49+00:00","article_modified_time":"2025-08-05T11:28:18+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya","datePublished":"2025-07-07T02:44:49+00:00","dateModified":"2025-08-05T11:28:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/"},"wordCount":531,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png","keywords":["data","Data Diskrit","penelitian"],"articleSection":["Data"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/","name":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png","datePublished":"2025-07-07T02:44:49+00:00","dateModified":"2025-08-05T11:28:18+00:00","description":"Data diskrit merupakan jenis data kuantitatif yang muncul hanya dalam bentuk angka bulat. Ketahui karakteristik dan contohnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/139.png","width":1200,"height":675,"caption":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/apa-itu-data-diskrit-pengertian-dan-contohnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Data Diskrit? Pengertian dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3461"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3679,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions\/3679"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3482"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3461"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}