{"id":3429,"date":"2025-07-01T00:04:50","date_gmt":"2025-07-01T00:04:50","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3429"},"modified":"2025-07-01T00:04:50","modified_gmt":"2025-07-01T00:04:50","slug":"mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/","title":{"rendered":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Pernahkah Anda menjumpai sebuah kata yang bisa berarti dua hal yang saling bertolak belakang, tergantung konteks kalimatnya? Misalnya, kata \u201csanction\u201d dalam bahasa Inggris yang bisa bermakna \u2018hukuman\u2019 sekaligus \u2018persetujuan\u2019. Fenomena ini bukanlah kesalahan penggunaan, melainkan bagian dari gejala linguistik yang disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">kontranim<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Meski tidak banyak dibahas secara umum, kontranim menjadi bukti bahwa bahasa itu dinamis dan kaya akan makna.<\/span><\/p>\n<h2><b>Pengertian Kontranim<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kontranim adalah kata yang memiliki dua makna yang saling bertentangan atau berlawanan secara semantik. Istilah ini berasal dari bahasa Inggris <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">contranym<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang juga dikenal dengan nama lain seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">auto-antonym<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">enantiodrome<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Janus word<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Sifat kontradiktif ini membuat kontranim menjadi unik sekaligus menantang untuk dipahami karena pemaknaannya sangat bergantung pada konteks penggunaannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara linguistik, kontranim menunjukkan bagaimana satu kata bisa berfungsi ganda, baik secara etimologis maupun karena perubahan makna dari waktu ke waktu. Misalnya, kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cleft\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam bahasa Inggris dapat berarti \u201cmeninggalkan\u201d atau \u201ctersisa\u201d. Kedua makna ini berlawanan arah tetapi dimiliki oleh satu bentuk kata yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Konsep kontranim juga menunjukkan bahwa pemahaman terhadap suatu kata tidak bisa dilepaskan dari konteks kalimat. Oleh karena itu, penting bagi pengguna bahasa untuk tidak hanya memahami arti kamus dari suatu kata, tetapi juga menguasai penggunaannya dalam konteks komunikasi yang nyata.<\/span><\/p>\n<h2><b>Ciri-ciri Kontranim<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kontranim memiliki beberapa karakteristik linguistik yang membedakannya dari jenis kata lainnya. Berikut adalah ciri-ciri utamanya:<\/span><\/p>\n<p><b>1. Memiliki Dua Makna yang Berlawanan<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Ciri utamanya terletak pada kemampuannya memiliki dua arti yang bertolak belakang, misalnya kata \u201cusah\u201d bisa berarti \u2018boleh &amp; perlu\u2019 atau jangan\u2019.<\/span><\/p>\n<p><b>2. Makna Sangat Bergantung pada Konteks Kalimat<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Kontranim hanya bisa dipahami secara tepat jika dilihat melalui keseluruhan kalimat atau situasi penggunaannya. Kesalahan dalam memahami konteks bisa mengakibatkan kesalahan tafsir makna.<\/span><\/p>\n<p><b>3. Umumnya Ditemukan dalam Bahasa Inggris, tetapi Bisa Muncul di Bahasa Lain<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Fenomena kontranim lebih dikenal dalam bahasa Inggris, tetapi bentuk serupa juga bisa ditemukan dalam bahasa lain, termasuk bahasa Indonesia, meski jumlahnya lebih terbatas.<\/span><\/p>\n<p><b>4. Sering Terjadi karena Perkembangan Makna (Semantic Shift)<\/b><b><br \/>\n<\/b><span style=\"font-weight: 400\">Beberapa kondisi ini muncul akibat evolusi makna kata, baik karena pengaruh budaya, kebiasaan pemakaian, maupun perluasan fungsi leksikal.<\/span><\/p>\n<p>Ketahui juga <a title=\"Jangan Keliru, Ini Berbagai Penggunaan Huruf Kapital yang Benar!\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/jangan-keliru-ini-berbagai-penggunaan-huruf-kapital-yang-benar\/\" rel=\"bookmark\">Berbagai Penggunaan Huruf Kapital yang Benar!<\/a><\/p>\n<h2><b>Contoh Kontranim dalam Kalimat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memahami kontranim lebih jelas, berikut beberapa contoh kontranim beserta kalimatnya agar terlihat perbedaan maknanya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Bisa<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Ia <\/span><\/i><b><i>bisa<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400\"> menyelesaikan soal matematika dengan cepat.<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti mampu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Racun ular itu sangat <\/span><\/i><b><i>bisa<\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400\">, jangan disentuh!<\/span><\/i><i><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti mengandung racun atau berbahaya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara makna<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">mampu dan berbahaya adalah dua arti yang bertolak belakang.<\/span><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Usah<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Usah<\/strong> takut mencoba hal baru.<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti silakan atau dianjurkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<strong>Usah<\/strong> kau ganggu dia lagi!<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti jangan atau dilarang.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara makna, silakan dan jangan merupakan dua arti yang bertolak belakang.<\/span><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\"> Ringan Tangan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Ia <strong>ringan tangan<\/strong> membantu tetangganya yang kesusahan.<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti suka menolong.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><em><span style=\"font-weight: 400\">Ia dikenal sebagai anak yang <strong>ringan tangan<\/strong> terhadap adiknya.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><\/em><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti suka memukul.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada kalimat di atas, arti suka menolong dan suka memukul jelas makna yang bertentangan.<\/span><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Haram<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Minuman keras termasuk barang yang haram dikonsumsi.<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti dilarang secara agama.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Tangan ini haram menerima uang korupsi!<\/span><span style=\"font-weight: 400\"><br \/>\n<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> \u2192 Berarti menjaga diri atau menyucikan diri.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara makna, mencabut dan menanam memiliki arti yang saling berlawanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa satu kata bisa menjadi dua hal yang sangat berbeda, tergantung pada struktur kalimat dan konteks penggunaannya. Hal ini membuatnya menjadi objek studi yang menarik bagi para pemerhati bahasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kontranim menunjukkan bahwa bahasa tidak selalu linear dan sederhana. Keberadaan kata-kata bermakna ganda seperti ini justru memperkaya cara manusia menyampaikan ide dan makna. Bagi mahasiswa, khususnya yang menekuni kajian kebahasaan, kontranim menjadi salah satu topik menarik yang layak untuk ditelusuri lebih jauh, baik dari segi linguistik maupun kultural.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">@ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Jangan lewatkan pula berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelas Gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Anda menjumpai sebuah kata yang bisa berarti dua hal yang saling bertolak belakang, tergantung&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3433,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1034,531],"newstopic":[],"class_list":["post-3429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-menulis","tag-kontranim","tag-menulis"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kontranim adalah kata dengan dua makna yang saling bertentangan. Simak pengertian, ciri-ciri, dan contohnya dalam bahasa Indonesia di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kontranim adalah kata dengan dua makna yang saling bertentangan. Simak pengertian, ciri-ciri, dan contohnya dalam bahasa Indonesia di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-01T00:04:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan - Ebizmark Blog","description":"Kontranim adalah kata dengan dua makna yang saling bertentangan. Simak pengertian, ciri-ciri, dan contohnya dalam bahasa Indonesia di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan - Ebizmark Blog","og_description":"Kontranim adalah kata dengan dua makna yang saling bertentangan. Simak pengertian, ciri-ciri, dan contohnya dalam bahasa Indonesia di sini.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-07-01T00:04:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan","datePublished":"2025-07-01T00:04:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/"},"wordCount":608,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png","keywords":["Kontranim","Menulis"],"articleSection":["Menulis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/","name":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png","datePublished":"2025-07-01T00:04:50+00:00","description":"Kontranim adalah kata dengan dua makna yang saling bertentangan. Simak pengertian, ciri-ciri, dan contohnya dalam bahasa Indonesia di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-82.png","width":1200,"height":675,"caption":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/mengenal-kontranim-satu-kata-dengan-dua-makna-bertentangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Kontranim, Satu Kata dengan Dua Makna Bertentangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3429"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3436,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3429\/revisions\/3436"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3429"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}