{"id":3328,"date":"2025-06-13T02:00:35","date_gmt":"2025-06-13T02:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?p=3328"},"modified":"2025-06-16T09:45:50","modified_gmt":"2025-06-16T09:45:50","slug":"kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/","title":{"rendered":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Teks yang baik tidak cukup hanya berisi kalimat-kalimat yang disusun secara urut. Keterkaitan antarunsur menjadi kunci agar pesan yang disampaikan terbaca utuh dan logis. Salah satu cara menciptakan keterpaduan tersebut adalah melalui kohesi leksikal, yaitu penggunaan kosakata yang saling berkaitan secara makna agar tulisan mengalir secara logis dan mudah dipahami.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Kohesi Leksikal?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kohesi leksikal adalah salah satu jenis kohesi tekstual yang muncul melalui penggunaan kosakata secara berulang atau memiliki keterkaitan makna. Unsur ini bekerja melalui hubungan antarleksikal, bukan hanya lewat struktur gramatikal. Artinya, makna antarbagian teks menjadi saling terhubung karena adanya keterkaitan kata atau istilah yang digunakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kohesi jenis ini sangat penting untuk memastikan bahwa ide-ide dalam sebuah teks tidak berdiri sendiri, melainkan saling mendukung satu sama lain. Keberadaannya membuat pembaca mampu mengikuti alur pembahasan tanpa merasa bingung atau kehilangan konteks. Dua bentuk utama dari kohesi ini adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">reiterasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">kolokasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yang memiliki ciri khas dan cara kerja berbeda.<\/span><\/p>\n<h2><b>Contoh Kohesi Leksikal Berdasarkan Wujudnya<\/b><\/h2>\n<h3><b>1. Reiterasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Reiterasi adalah pengulangan unsur leksikal yang sama atau memiliki hubungan sinonim, hiponim, atau parafrase dalam sebuah teks. Tujuannya untuk menekankan atau menjaga kesinambungan makna.<\/span><\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<blockquote><p>\u201cBandung bukan sekadar kota biasa seperti kota lainnya. Baginya, Kota Kembang adalah tempat bertumbuh yang menyimpan banyak kenangan.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<p>Pada kalimat tersebut, <i>Bandung <\/i>dan <i>Kota Kembang<\/i> menunjukkan hubungan sinonim yang membentuk kohesi leksikal.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Reiterasi juga dapat berupa repetisi langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Kesehatan mental sangat penting. Artinya, kesehatan mental perlu dijaga sejak dini agar tidak berkembang menjadi gangguan serius.&#8221;<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bentuk lainnya adalah hiponimi, yakni hubungan antara kata umum dan kata khusus.<\/span><\/p>\n<p>Contoh:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Hewan peliharaan sering memberikan kenyamanan emosional. Anjing, misalnya, dikenal sangat setia terhadap pemiliknya.&#8221;<\/p><\/blockquote>\n<h3><b>2. Kolokasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kolokasi adalah kohesi yang terbentuk karena dua kata sering muncul bersama dalam konteks yang sama, meskipun tidak memiliki arti yang identik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Petani mulai menanam padi ketika musim hujan tiba. Air yang melimpah menjadi sumber utama bagi pertumbuhan tanaman tersebut.&#8221;<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">petani<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">menanam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">padi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">musim hujan<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki hubungan kolokatif karena biasa muncul bersama di konteks pertanian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kolokasi juga dapat terlihat dalam contoh berikut:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Guru memberikan tugas harian kepada seluruh siswa. Pekerjaan rumah itu harus dikumpulkan besok pagi.&#8221;<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kata <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tugas harian<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pekerjaan rumah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki hubungan kolokatif karena keduanya berkaitan dalam konteks pendidikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kohesi leksikal tidak hanya memperkuat struktur teks, tetapi juga membantu pembaca memahami maksud penulis secara lebih utuh. Berbagai bentuk kohesi leksikal seperti reiterasi dan kolokasi dapat membantu penulis untuk tetap menjaga keterbacaan tulisan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapatkan lebih banyak artikel, tips penelitian, dan informasi menarik lainnya di Instagram <\/span><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">@ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Jangan lewatkan pula berbagai <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Kelas Gratis<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> mengenai penelitian yang bisa diikuti hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Ebizmark.id<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teks yang baik tidak cukup hanya berisi kalimat-kalimat yang disusun secara urut. Keterkaitan antarunsur menjadi&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":3330,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[1009,1013],"newstopic":[],"class_list":["post-3328","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-menulis","tag-kohesi","tag-kohesi-leksikal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kohesi leksikal merupakan jenis kohesi yang dapat dilihat dari pengulangan kata yang memiliki makna sama. Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kohesi leksikal merupakan jenis kohesi yang dapat dilihat dari pengulangan kata yang memiliki makna sama. Simak selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-06-13T02:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-06-16T09:45:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"675\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Hilmi Aziz Rakhmatullah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","description":"Kohesi leksikal merupakan jenis kohesi yang dapat dilihat dari pengulangan kata yang memiliki makna sama. Simak selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","og_description":"Kohesi leksikal merupakan jenis kohesi yang dapat dilihat dari pengulangan kata yang memiliki makna sama. Simak selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-06-13T02:00:35+00:00","article_modified_time":"2025-06-16T09:45:50+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":675,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png","type":"image\/png"}],"author":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/"},"author":{"name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109"},"headline":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya","datePublished":"2025-06-13T02:00:35+00:00","dateModified":"2025-06-16T09:45:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/"},"wordCount":425,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png","keywords":["Kohesi","Kohesi Leksikal"],"articleSection":["Menulis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/","name":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png","datePublished":"2025-06-13T02:00:35+00:00","dateModified":"2025-06-16T09:45:50+00:00","description":"Kohesi leksikal merupakan jenis kohesi yang dapat dilihat dari pengulangan kata yang memiliki makna sama. Simak selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Ebiz-Main-Image-67.png","width":1200,"height":675,"caption":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/kohesi-leksikal-pengertian-dan-contohnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kohesi Leksikal: Pengertian dan Contohnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/5a8513cd57a0b9494ecc5f4059354109","name":"Hilmi Aziz Rakhmatullah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/de7757ebf7ffac2a64c7b020937f1ac2fddbb3b842059f730170b8a378fac9e7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Hilmi Aziz Rakhmatullah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/hilmiaziz\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3328","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3328"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3328\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3368,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3328\/revisions\/3368"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3328"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3328"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3328"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3328"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}