{"id":2244,"date":"2025-01-08T03:55:04","date_gmt":"2025-01-08T03:55:04","guid":{"rendered":"https:\/?p=2244"},"modified":"2025-01-08T03:55:08","modified_gmt":"2025-01-08T03:55:08","slug":"cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/","title":{"rendered":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg\" alt=\"\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Menentukan ukuran sampel yang tepat adalah langkah penting dalam penelitian ilmiah. Ukuran yang salah dapat menyebabkan hasil penelitian yang bias atau tidak akurat, yang pada akhirnya memengaruhi validitas dan reliabilitas temuan. Artikel ini akan membahas cara menentukan ukuran sampel yang sesuai dengan tujuan penelitian Anda, dilengkapi dengan tips praktis dan contoh penerapannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Ukuran Sampel Penting?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ukuran sampel memengaruhi keandalan hasil penelitian. Sampel yang terlalu kecil dapat menghasilkan kesimpulan yang tidak mewakili populasi, sementara sampel yang terlalu besar mungkin tidak efisien dari segi biaya dan waktu.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Representasi Populasi:<\/strong><br>Sampel yang tepat membantu memastikan bahwa hasil penelitian dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Keakuratan Hasil:<\/strong><br>Sampel yang tepat mengurangi margin of error, sehingga hasil penelitian lebih akurat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Efisiensi Penelitian:<\/strong><br>Dengan ukuran yang sesuai, peneliti dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor-Faktor yang Perlu Dipertimbangkan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum menentukan ukuran sampel, pertimbangkan beberapa faktor berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tujuan Penelitian:<\/strong><br>Apa yang ingin Anda capai? Penelitian eksploratif biasanya membutuhkan sampel lebih kecil dibandingkan penelitian deskriptif atau inferensial.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Populasi Target:<\/strong><br>Ketahui jumlah populasi yang akan diteliti. Jika populasinya kecil, sampel dapat diambil secara menyeluruh (total sampling). Namun, jika besar, gunakan metode sampling tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tingkat Signifikansi (\u03b1):<\/strong><br>Tentukan tingkat kepercayaan penelitian Anda. Umumnya, penelitian menggunakan tingkat signifikansi 5% (\u03b1 = 0,05).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Margin of Error:<\/strong><br>Ini adalah tingkat toleransi terhadap kesalahan. Margin of error yang lebih kecil membutuhkan ukuran sampel yang lebih besar.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Variabilitas Data:<\/strong><br>Semakin beragam data dalam populasi, semakin besar sampel yang dibutuhkan untuk mencerminkan populasi secara akurat.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metode Menentukan Ukuran Sampel<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa metode yang sering digunakan:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Rumus Slovin<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Digunakan untuk menentukan sampel dari populasi yang diketahui.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"210\" height=\"86\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-5.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2250\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>nnn = ukuran sampel<\/li>\n\n\n\n<li>NNN = ukuran populasi<\/li>\n\n\n\n<li>eee = margin of error (contoh: 0,05 untuk 5%)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda memiliki populasi 1.000 orang dan margin of error 5%, maka:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"316\" height=\"62\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-6.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2251\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-6.png 316w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-6-300x59.png 300w\" sizes=\"(max-width: 316px) 100vw, 316px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jadi, Anda membutuhkan 286 responden.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Tabel Krejcie dan Morgan<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Metode ini menyediakan sampel yang telah dihitung berdasarkan berbagai ukuran populasi dan tingkat signifikansi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kapan Digunakan:<\/strong><br>Ketika populasi diketahui dan Anda ingin langsung menentukan populasi sampel tanpa rumus.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Contoh:<\/strong><br>Jika populasi Anda 500 orang, tabel ini merekomendasikan populasi sampel sekitar 217 responden.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Perhitungan Berdasarkan Statistik<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Metode ini sering digunakan dalam penelitian eksperimental atau analisis statistik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rumus Umum untuk Statistik Inferensial:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"232\" height=\"88\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2248\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Keterangan:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>ZZZ = nilai z-score (1,96 untuk tingkat kepercayaan 95%)<\/li>\n\n\n\n<li>ppp = proporsi populasi yang diharapkan (default: 0,5)<\/li>\n\n\n\n<li>EEE = margin of error<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Contoh:<\/strong><br>Jika Anda ingin tingkat kepercayaan 95%, margin of error 5%, dan proporsi 50%, maka:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"388\" height=\"88\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2249\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-4.png 388w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/image-4-300x68.png 300w\" sizes=\"(max-width: 388px) 100vw, 388px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Anda membutuhkan setidaknya 384 responden.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Praktis Menentukan Ukuran Sampel<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Gunakan Alat Online:<\/strong><br>Banyak kalkulator sampel online yang mempermudah proses perhitungan, seperti <strong>Raosoft Sample Size Calculator<\/strong> atau <strong>SurveyMonkey Sample Size Calculator<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konsultasikan dengan Ahli Statistik:<\/strong><br>Jika Anda tidak yakin, mintalah bantuan dari dosen atau rekan yang memahami statistik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pertimbangkan Keterbatasan Sumber Daya:<\/strong><br>Jika Anda memiliki batasan waktu atau dana, gunakan metode sampling alternatif, seperti <strong>stratified sampling<\/strong> atau <strong>cluster sampling<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Uji Coba Awal:<\/strong><br>Lakukan pilot study dengan sampel kecil untuk memperkirakan variabilitas data sebelum menentukan ukuran akhir.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p>Menentukan sampel yang tepat adalah langkah krusial dalam penelitian ilmiah. Dengan memahami populasi, margin of error, dan metode perhitungan, Anda dapat memastikan bahwa hasil penelitian Anda valid dan dapat digeneralisasi. Gunakan metode seperti Rumus Slovin atau Tabel Krejcie dan Morgan untuk menyederhanakan proses, atau konsultasikan dengan ahli untuk akurasi lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bingung menghitung ukuran sampel?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Coba konsultasikan dengan <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/konsultasi\/\">layanan konsultasi<\/a>\u00a0yang ditangani langsung oleh pakarnya. Ebizmark juga menghadirkan\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\">kelas eksklusif\u00a0<\/a>untuk mempermudah penelitian Anda. Baca artikel menarik lainnya di \u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\">Ebizmark.id\u00a0<\/a>dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\">Instagram @<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menentukan ukuran sampel yang tepat adalah langkah penting dalam penelitian ilmiah. Ukuran yang salah dapat&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[46,58,520],"newstopic":[],"class_list":["post-2244","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-data","tag-data","tag-penelitian","tag-penulisan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menentukan ukuran sampel yang tepat untuk penelitian ilmiah menggunakan Rumus Slovin, Tabel Krejcie, dan tips praktis.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menentukan ukuran sampel yang tepat untuk penelitian ilmiah menggunakan Rumus Slovin, Tabel Krejcie, dan tips praktis.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-01-08T03:55:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-01-08T03:55:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"siti shalwa aulia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"siti shalwa aulia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah - Ebizmark Blog","description":"Cara menentukan ukuran sampel yang tepat untuk penelitian ilmiah menggunakan Rumus Slovin, Tabel Krejcie, dan tips praktis.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah - Ebizmark Blog","og_description":"Cara menentukan ukuran sampel yang tepat untuk penelitian ilmiah menggunakan Rumus Slovin, Tabel Krejcie, dan tips praktis.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2025-01-08T03:55:04+00:00","article_modified_time":"2025-01-08T03:55:08+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"siti shalwa aulia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"siti shalwa aulia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/"},"author":{"name":"siti shalwa aulia","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/b635020b4bd768d422d87240a5331e5b"},"headline":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah","datePublished":"2025-01-08T03:55:04+00:00","dateModified":"2025-01-08T03:55:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/"},"wordCount":552,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg","keywords":["data","penelitian","penulisan"],"articleSection":["Data"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/","name":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg","datePublished":"2025-01-08T03:55:04+00:00","dateModified":"2025-01-08T03:55:08+00:00","description":"Cara menentukan ukuran sampel yang tepat untuk penelitian ilmiah menggunakan Rumus Slovin, Tabel Krejcie, dan tips praktis.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#primaryimage","url":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg","contentUrl":"https:\/\/info.populix.co\/articles\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/capture-20230824-180336.jpg"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/cara-menentukan-ukuran-sampel-dalam-penulisan-ilmiah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menentukan Ukuran Sampel dalam Penulisan Ilmiah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/b635020b4bd768d422d87240a5331e5b","name":"siti shalwa aulia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","caption":"siti shalwa aulia"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/sitishalwaaulia\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2244"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2258,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2244\/revisions\/2258"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2244"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}