{"id":206,"date":"2023-03-17T03:45:36","date_gmt":"2023-03-17T03:45:36","guid":{"rendered":"https:\/?p=206"},"modified":"2023-10-31T04:13:20","modified_gmt":"2023-10-31T04:13:20","slug":"macam-macam-variabel-penelitian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/","title":{"rendered":"Macam macam Variabel Penelitian"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Variabel Penelitian<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian. Variabel penelitian juga dapat didefinisikan sebagai suatu aktivitas atau kegiatan untuk menguji sebuah hipotesis atau dugaan sementara dengan tujuan untuk menguji kesesuaian antara fakta empiris yang ada di lapangan dengan teori yang digunakan. Variabel penelitian dapat bermacam-macam baik dari segi sifat maupun ragamnya. Hal ini dikarenakan sebuah variabel penelitian memiliki suatu nilai yang nantinya akan merujuk pada ragam karakteristik tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Variabel penelitian nantinya akan menjadi objek yang akan diamati, Variabel penelitian kemudian akan menjadi sebuah objek pengamatan yang ada dalam penelitian tersebut dan kemudian dijadikan dasar acuan dalam melakukan penelitian. Maka dari itu, sebelum seseorang melakukan sebuah penelitian, mereka harus terlebih dahulu menentukan variabel penelitian yang akan digunakan. Suatu penelitian tidak akan bisa dilakukan ketika penelitian tersebut tidak memiliki variabel penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-jenis Variabel Penelitian<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Variabel penelitian memiliki beberapa Jenis yang dikelompokkan Berdasarkan sifat, urgensi, serta jenis skala pengukurannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel penelitian berdasarkan sifat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Variabel penelitian Berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua, yaitu variabel dinamis dan variabel statis.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>a.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel dinamis<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel dikatakan memiliki sifat dinamis apabila memiliki sifat yang berubah-ubah, tidak tetap, naik turun atau tidak sesuai dengan karakteristiknya. Contoh dari variabel dinamis misalnya adalah minat belajar, prestasi peserta didik, kinerja pegawai, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>b.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel statis<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel statis merupakan kebalikan dari variabel dinamis. Variabel dikatakan statis apabila bersifat tetap dan tidak akan berubah-ubah pada kondisi atau keadaan normal. Contoh dari variabel statis adalah jenis kelamin, keadaan atau status sosial, asal domisili, tempat lahir, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel penelitian Berdasarkan urgensi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berdasarkan tingkat urgensinya, variabel penelitian dibedakan menjadi dua, yaitu variabel konseptual dan variabel faktual.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>a.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel konseptual<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel konseptual merupakan variabel yang tidak Terlihat atau variabel yang tersembunyi dalam suatu fakta. Akan tetapi,variabel penelitian dapat diungkap atau dapat dilihat dan diteliti dengan menggunakan indikator-indikator yang ada. Contoh dari variabel konseptual adalah minat belajar, prestasi peserta didik, kinerja pegawai, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>b.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel factual<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel faktual merupakan variabel yang dapat dilihat dengan menggunakan fakta yang ada. Variabel factual memiliki kelebihan yaitu terhindar dari kesalahan=kesalahan yang mungkin terjadi. Kemungkinan kesalahan yang akan terjadi adalah kesalahan dari responden ketika mengisi data atau tidak jujur. Contoh dari variabel faktual adalah jenis kelamin, keadaan atau status sosial, asal domisili, tempat lahir, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel penelitian Berdasarkan tipe skala pengukur<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Variabel penelitian Berdasarkan tipe skala pengukurnya dibedakan menjadi dua, yaitu variabel nominal dan variabel kontinum.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>a.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel nominal<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel nominal atau biasa disebut dengan variabel kategori merupakan variabel yang dikelompokkan menjadi beberapa kategori. Hal ini menyebabkan variabel nominal hanya memiliki beberapa variasi variabel saja. Contoh dari variabel nominal adalah agama, jenis kelamin, suku, budaya, asal daerah, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>b.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Variabel kontinum<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Variabel kontinum merupakan variabel yang memiliki tingkatan atau jenjang. Variabel kontinum dibagi menjadi variabel ordinal, variabel rasio, serta variabel interval. Variabel ordinal merupakan variabel yang memiliki tingkatan atau urutan tertentu. Contoh dari variabel ordinal adalah skor pertandingan atau kategori kejuaraan. Variabel rasio merupakan variabel yang menunjukkan suatu perbandingan. Contoh dari variabel rasio adalah jarak antar kota A dan kota B misal 70 km dan 90 km. Sedangkan variabel interval adalah variabel yang menunjukkan adanya suatu skala atau jarak tertentu.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/program\/\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"289\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-1024x289.jpg\" alt=\"banner webinar gratis ebizmark\" class=\"wp-image-903\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-1024x289.jpg 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-300x85.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1-768x217.jpg 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-1.jpg 1240w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips untuk Merumuskan Variabel Penelitian<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tips utama dalam menentukan variabel penelitian adalah mengetahui dan memahami cara menentukan variabel penelitian. Berikut merupakan beberapa tip menentukan variabel penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>a.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Menentukan permasalahan utama<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penelitian tentunya digunakan untuk mengungkap suatu permasalahan yang terjadi.&nbsp; Tahap awal dalam melakukan penelitian adalah menentukan permasalahan yang akan diselesaikan dalam penelitian. Permasalahan tersebut nantinya akan menjadi variabel penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>b.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Menentukan faktor penyebab munculnya masalah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah suatu permasalahan telah ditemukan, maka tahap selanjutnya yaitu menentukan faktor penyebab munculnya masalah tersebut. Hal yang perlu dilakukan adalah mencari tahu apa yang menjadi faktor penyebab terjadinya permasalahan utama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>c.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Mempersiapkan teori penelitian variabel<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tahap ketiga merupakan mempersiapkan jenis teori apa yang nantinya akan digunakan dalam memecahkan masalah yang ada dalam penelitian. Teori yang digunakan harus mendukung variabel penelitian. Nantinya, teori penelitian akan dikuatkan oleh beberapa data serta referensi terkait.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>d.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Persiapan penelitian<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Langkah keempat yang harus dilakukan adalah mempersiapkan kebutuhan yang akan digunakan dalam penelitian yang telah disusun. Kebutuhan tersebut diantaranya adalah dokumen penyusunan dana yang diperlukan, lokasi penelitian, serta berbagai keperluan pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>e.<\/strong><strong> <\/strong><strong>Mencari dan memahami penelitian<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Agar penelitian dapat berjalan dengan maksimal maka peneliti wajib memahami topik yang akan diteliti, Agar lebih mudah dan lebih paham, maka seorang peneliti harus mencari dan menemukan penelitian yang relevan dengan topik yang akan diteliti. Penelitian yang relevan dapat digunakan sebagai bahan referensi, bahan perbandingan, serta dapat digunakan sebagai salah satu perangkat bantuan yang dapat mempermudah penelitian yang akan dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<br>\n\n\n\n<p>Ebizmark merupakan platform pelatihan penelitian, penulisan artikel ilmiah, penerbitan jurnal SINTA dan Scopus. Cek bootcamp atau kelas ebizmark di <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/\">ebizmark.id<\/a> atau cek juga instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/?hl=id\">ebizmark<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/ecourse\/\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"290\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-1024x290.jpg\" alt=\"banner online course ebizmark\" class=\"wp-image-904\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-1024x290.jpg 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-300x85.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2-768x217.jpg 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Banner-Web-2.jpg 1241w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengertian Variabel Penelitian Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":208,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Macam macam Variabel Penelitian - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Macam macam Variabel Penelitian - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-17T03:45:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-10-31T04:13:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1014\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"584\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arif Mukti Ramadhan\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arif Mukti Ramadhan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Macam macam Variabel Penelitian - Ebizmark Blog","description":"Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Macam macam Variabel Penelitian - Ebizmark Blog","og_description":"Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2023-03-17T03:45:36+00:00","article_modified_time":"2023-10-31T04:13:20+00:00","og_image":[{"width":1014,"height":584,"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Arif Mukti Ramadhan","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Arif Mukti Ramadhan","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/"},"author":{"name":"Arif Mukti Ramadhan","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/bc549a20cda9883a008d6da2cfae189e"},"headline":"Macam macam Variabel Penelitian","datePublished":"2023-03-17T03:45:36+00:00","dateModified":"2023-10-31T04:13:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/"},"wordCount":798,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg","articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/","name":"Macam macam Variabel Penelitian - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg","datePublished":"2023-03-17T03:45:36+00:00","dateModified":"2023-10-31T04:13:20+00:00","description":"Variabel penelitian yaitu suatu konsep yang akan menjadi tujuan pengamatan atau objek yang akan diamati atau diteliti dalam sebuah penelitian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Bingung-Apa-Itu-Proposal-Penelitian-Berikut-Penjelasannya.jpg","width":1014,"height":584},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/macam-macam-variabel-penelitian\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Macam macam Variabel Penelitian"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/bc549a20cda9883a008d6da2cfae189e","name":"Arif Mukti Ramadhan","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/865db47efcc8578a318b6172fb551c854bbf3c378e2a1719ca33f3616d9a32ba?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/865db47efcc8578a318b6172fb551c854bbf3c378e2a1719ca33f3616d9a32ba?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/865db47efcc8578a318b6172fb551c854bbf3c378e2a1719ca33f3616d9a32ba?s=96&d=mm&r=g","caption":"Arif Mukti Ramadhan"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/arif-mukti\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=206"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":983,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/206\/revisions\/983"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/208"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=206"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}