{"id":2038,"date":"2024-11-15T08:28:47","date_gmt":"2024-11-15T08:28:47","guid":{"rendered":"https:\/?p=2038"},"modified":"2024-11-15T08:29:27","modified_gmt":"2024-11-15T08:29:27","slug":"menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/","title":{"rendered":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw\" alt=\"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam penelitian, validitas dan reliabilitas instrumen adalah dua aspek penting yang memastikan data yang dikumpulkan akurat dan konsisten. Instrumen penelitian, seperti kuesioner atau survei, perlu diuji validitasnya untuk menentukan sejauh mana instrumen tersebut mengukur apa yang seharusnya diukur, serta reliabilitasnya untuk memastikan konsistensi hasil saat digunakan berulang kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu software statistik yang paling banyak digunakan untuk menguji validitas dan reliabilitas adalah <strong>SPSS<\/strong>. Artikel ini akan membahas langkah-langkah <strong>menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dengan SPSS<\/strong> secara praktis, sehingga Anda dapat memastikan instrumen yang digunakan sesuai standar penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Validitas dan Reliabilitas?<\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Validitas<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Validitas menunjukkan sejauh mana instrumen penelitian dapat mengukur variabel yang dimaksud secara tepat. Jika suatu kuesioner dirancang untuk mengukur kepuasan pelanggan, maka setiap pertanyaan harus benar-benar relevan dengan konsep kepuasan pelanggan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jenis Validitas:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Validitas Isi (Content Validity):<\/strong> Menilai apakah instrumen mencakup semua aspek yang relevan dari variabel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Validitas Konstrak (Construct Validity):<\/strong> Mengukur sejauh mana instrumen mencerminkan teori atau konsep yang mendasari variabel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Validitas Kriteria (Criterion Validity):<\/strong> Mengukur hubungan antara hasil instrumen dengan variabel lain sebagai kriteria.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Reliabilitas<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Reliabilitas menunjukkan konsistensi instrumen penelitian. Instrumen yang reliabel akan menghasilkan hasil yang serupa saat digunakan kembali pada kondisi yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Indikator Reliabilitas:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Cronbach\u2019s Alpha:<\/strong> Digunakan untuk mengukur reliabilitas internal dari instrumen dengan skala Likert atau data ordinal.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Mengapa Perlu Menguji Validitas dan Reliabilitas?<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Meningkatkan Kualitas Data:<\/strong> Instrumen yang valid dan reliabel menghasilkan data yang akurat untuk menjawab pertanyaan penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meminimalkan Kesalahan Penelitian:<\/strong> Pengujian ini membantu menghindari hasil yang bias atau tidak representatif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Meningkatkan Kepercayaan Penelitian:<\/strong> Dengan instrumen yang teruji, hasil penelitian menjadi lebih kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Menguji Validitas dengan SPSS<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengujian validitas biasanya dilakukan dengan menggunakan <strong>analisis korelasi item-total<\/strong> untuk menilai hubungan antara setiap item dengan total skor. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Input Data ke SPSS<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan semua data hasil kuesioner sudah diinput ke dalam tabel SPSS dengan format yang benar.<\/li>\n\n\n\n<li>Setiap kolom merepresentasikan item dalam instrumen.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Lakukan Analisis Korelasi<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik <strong>Analyze &gt; Correlate &gt; Bivariate<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan semua item kuesioner ke dalam kolom variabel.<\/li>\n\n\n\n<li>Pilih metode korelasi <strong>Pearson<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Interpretasi Hasil<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Perhatikan nilai <strong>korelasi item-total<\/strong> pada output SPSS:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Item dinyatakan valid jika memiliki nilai korelasi (<strong>r<\/strong>) \u2265 0,3. Jika kurang dari itu, item tersebut tidak valid dan perlu direvisi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Cara Menguji Reliabilitas dengan SPSS<\/h3>\n\n\n\n<p>Pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan <strong>Cronbach\u2019s Alpha<\/strong>. Berikut langkah-langkahnya:<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Input Data ke SPSS<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pastikan data kuesioner sudah diinput dengan format yang benar.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Lakukan Uji Reliabilitas<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Klik <strong>Analyze &gt; Scale &gt; Reliability Analysis<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Masukkan semua item ke dalam kolom variabel.<\/li>\n\n\n\n<li>Pada opsi <strong>Model<\/strong>, pilih <strong>Alpha<\/strong>.<\/li>\n\n\n\n<li>Klik <strong>OK<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Interpretasi Hasil<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Perhatikan nilai <strong>Cronbach\u2019s Alpha<\/strong> pada output SPSS:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Nilai Alpha \u2265 0,7:<\/strong> Instrumen dinyatakan reliabel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nilai Alpha &lt; 0,7:<\/strong> Instrumen kurang reliabel dan perlu diperbaiki.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tips untuk Memastikan Instrumen Valid dan Reliabel<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Periksa Ulang Desain Kuesioner:<\/strong> Pastikan setiap item relevan dengan tujuan penelitian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Gunakan Uji Validitas Isi:<\/strong> Diskusikan dengan pakar atau pembimbing untuk memastikan cakupan materi instrumen.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lakukan Uji Coba (Piloting):<\/strong> Sebelum menggunakan instrumen dalam penelitian, uji coba dengan jumlah responden kecil untuk mengevaluasi validitas dan reliabilitas.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Umum dalam Menguji Validitas dan Reliabilitas<\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tidak Memahami Data:<\/strong> Pastikan Anda memahami jenis data yang digunakan (ordinal, interval, atau rasio) untuk memilih metode analisis yang tepat.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mengabaikan Item Tidak Valid:<\/strong> Jangan menggunakan item yang tidak valid dalam analisis utama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kurangnya Data Uji Coba:<\/strong> Data yang terlalu sedikit dapat menghasilkan nilai yang tidak akurat.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\" \/>\n\n\n\n<p>Uji validitas dan reliabilitas adalah langkah penting dalam penelitian untuk memastikan bahwa instrumen yang digunakan dapat menghasilkan data yang akurat dan konsisten. Dengan menggunakan SPSS, proses pengujian ini dapat dilakukan dengan mudah dan efisien. Instrumen yang valid dan reliabel tidak hanya meningkatkan kualitas penelitian Anda tetapi juga memberikan kepercayaan lebih pada hasil yang diperoleh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bingung menggunakan SPSS untuk uji data penelitian Anda?<\/strong>\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan khawatir\u00a0Anda bisa menikmati\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/konsultasi\/\">layanan konsultasi<\/a>\u00a0yang ditangani langsung oleh pakarnya. Anda juga dapat mengikuti\u00a0<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelasgratis\/\">kelas eksklusif<\/a>\u00a0 hanya di<a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/bootcamp\/\">\u00a0Ebizmark.id<\/a>.\u00a0Temukan artikel seputar penelitian di \u00a0<a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\">Instagram @<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\">Ebizmark Blog<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam penelitian, validitas dan reliabilitas instrumen adalah dua aspek penting yang memastikan data yang dikumpulkan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[58],"newstopic":[],"class_list":["post-2038","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penelitian","tag-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bingung cara menggunakan SPSS? Simak panduan lengkap menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menggunakan SPSS secara praktis\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bingung cara menggunakan SPSS? Simak panduan lengkap menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menggunakan SPSS secara praktis\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-15T08:28:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-11-15T08:29:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"siti shalwa aulia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"siti shalwa aulia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS - Ebizmark Blog","description":"Bingung cara menggunakan SPSS? Simak panduan lengkap menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menggunakan SPSS secara praktis","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS - Ebizmark Blog","og_description":"Bingung cara menggunakan SPSS? Simak panduan lengkap menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menggunakan SPSS secara praktis","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2024-11-15T08:28:47+00:00","article_modified_time":"2024-11-15T08:29:27+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw","type":"","width":"","height":""}],"author":"siti shalwa aulia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"siti shalwa aulia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/"},"author":{"name":"siti shalwa aulia","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/b635020b4bd768d422d87240a5331e5b"},"headline":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS","datePublished":"2024-11-15T08:28:47+00:00","dateModified":"2024-11-15T08:29:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/"},"wordCount":642,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw","keywords":["penelitian"],"articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/","name":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw","datePublished":"2024-11-15T08:28:47+00:00","dateModified":"2024-11-15T08:29:27+00:00","description":"Bingung cara menggunakan SPSS? Simak panduan lengkap menguji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian menggunakan SPSS secara praktis","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#primaryimage","url":"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw","contentUrl":"https:\/\/play-lh.googleusercontent.com\/payrcNdqE0XjQ2iAQ5hVOotZlKUDZ4YKPkHUwHJabaIQAz32OWU3XB2xqn9xYA5ZINc=w526-h296-rw"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/menguji-validitas-dan-reliabilitas-penelitian-dengan-spss\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menguji Validitas dan Reliabilitas Penelitian dengan SPSS"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/b635020b4bd768d422d87240a5331e5b","name":"siti shalwa aulia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/f0674d61693d7373755789aa6adb9549b240d80fd57431b526c29ae1fd29975f?s=96&d=mm&r=g","caption":"siti shalwa aulia"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/sitishalwaaulia\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2038","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2038"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2038\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2040,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2038\/revisions\/2040"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2038"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=2038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}