{"id":1559,"date":"2024-06-07T04:33:05","date_gmt":"2024-06-07T04:33:05","guid":{"rendered":"https:\/?p=1559"},"modified":"2024-06-11T07:04:27","modified_gmt":"2024-06-11T07:04:27","slug":"hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/","title":{"rendered":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh"},"content":{"rendered":"\n<p>Selain mencari topik, hal pertama yang harus dilakukan peneliti dalam melakukan sebuah penelitian adalah menentukan hipotesis penelitian. Hipotesis sendiri menjadi komponen penting yang mengarahkan peneliti dalam proses pencarian serta analisis data ke depannya. Lalu, apa pengertian hipotesis penelitian? Bagaimana cara membuatnya? Artikel ini akan membahas mengenainya beserta jenis dan contohnya. Simak selengkapnya di bawah ini, Sobat Ebiz!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg\" alt=\"Hipotesis penelitian adalah asumsi sementara mengenai sebuah penelitian.\" class=\"wp-image-1560\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-300x200.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-768x512.jpg 768w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pengertian Hipotesis Penelitian<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa pengertian yang disampaikan oleh para ahli, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Ismael Nurdi dan Sri Hartati (2019) menyampaikan bahwa hipotesis adalah sebuah kesimpulan sementara yang belum final; jawaban sementara; dugaan sementara; yang merupakan konstruk peneliti terhadap masalah penelitian dan menyatakan hubungan antara dua atau lebih variabel.<\/li>\n\n\n\n<li>Menurut Suharsimi Arikunto dalam (Hardani et al., 2020), hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap permasalahan penelitian, sampai terbukti melalui data yang terkumpul.<\/li>\n\n\n\n<li>Menurut Hardani et al. (2020), hipotesis adalah suatu alat yang besar dayanya untuk menunjukkan benar atau salahnya dengan cara terbebas dari nilai dan pendapat peneliti yang menyusun dan mengujinya.<\/li>\n\n\n\n<li>Menurut Gulo (2002), hipotesis dibentuk dari maksud awal penelitian yaitu untuk mengetahui sesuatu yang ada pada tingkat tertentu dipercaya sebagai sesuatu yang benar dengan menyusun masalah penelitian dalam bentuk pertanyaan, kemudian dijawab dengan pemikiran awal dan dibuktikan melalui penelitian empiris\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Kerlinger (1986) menyatakan hipotesis adalah dugaan atau jawaban sementara terhadap masalah penelitian yang kebenarannya harus diuji melalui data empiris.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Jika ditarik garis besarnya, hipotesis penelitian adalah sebuah asumsi sementara&nbsp; yang harus dimiliki peneliti terhadap sebuah permasalahan, yang nantinya akan dibuktikan melalui data dan analisis penelitian. Oleh karena itu, hipotesis sendiri tidak perlu selalu benar karena akan diketahui kebenarannya di akhir penelitian.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Hipotesis Penelitian<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hipotesis Deskriptif<\/h3>\n\n\n\n<p>Peneliti menggunakan hipotesis deskriptif untuk menyampaikan hipotesis dalam deskripsi mengenai suatu fenomena dan dirumuskan untuk menjawab permasalahan taksiran, yang berfokus pada karakteristik sampel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hipotesis Asosiatif<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan hipotesis asosiatif, peneliti menjelaskan hubungan antara dua atau lebih variabel. Dengan demikian, digambarkan mengenai hubungan atau perbedaan antara variabel-variabel tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hipotesis Komparatif<\/h3>\n\n\n\n<p>Melelalui hipotesis komparatif, terjadi perbandingan nilai-nilai dalam satu atau lebih variabel pada sampel yang berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Hipotesis Kausal<\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam hipotesis kausal, dijelaskan mengenai hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih variabel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Membuat Hipotesis Penelitian<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun sebuah hipotesis adalah asumsi atau praduga, namun asumsi tersebut harus tetap didasari oleh sebuah teori atau kajian ilmiah. Oleh karena itu, penting bagi peneliti untuk melakukan telaah teoritik dan memperbanyak temuan penelitian yang relevan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam menentukan hipotesis sendiri, baiknya peneliti memenuhi <strong>kriteria sebuah hipotesis yang baik dan benar<\/strong>, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Dapat diuji<\/strong>: Artinya hipotesis dapat diketahui kebenarannya melalui pengumpulan data dan analisis statistik.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jelas dan spesifik<\/strong>: Hipotesis harus dirumuskan dengan jelas tanpa menimbulkan ambiguitas sehingga mudah dipahami.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Dapat direplikasi<\/strong>: Artinya, peneliti lain dapat menggunakan hipotesis tersebut dan melakukan validitas hasil dengan prosedur yang sama.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Didasari teori<\/strong>: Peneliti dapat memberikan dasar teori pada sebuah hipotesis dengan cara memperbanyak kajian literatur.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Variabel terukur<\/strong>: Artinya variabel tersebut dapat diukur dalam bentuk data baik secara kuantitatif atau kualitatif.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Singkat dan padat<\/strong>: Sebuah hipotesis tidak diungkapkan secara panjang dan berbelit-belit sehingga mudah dipahami.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui ciri hipotesis penelitian yang baik dan benar, peneliti dapat memulai menyusun hipotesis. Azwar (1999) menyatakan bahwa untuk membuat hipotesis, terdapat dua langkah yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Review ulang teori<\/strong>: yaitu dengan membaca kembali teori atau konsep yang membahas mengenai variabel-variabel penelitian berserta hubungannya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kajian literatur<\/strong>: Yaitu dengan membaca dan me-review temuan-temuan yang ada dalam penelitian terdahulu yang relevan dengan permasalahan penelitian.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hipotesis Penelitian<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hipotesis Deskriptif<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Hipotesis<\/strong>: Sebagian besar siswa di sekolah X memiliki prestasi akademik yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>: Hipotesis ini menggambarkan persepsi mengenai prestasi akademik siswa di sekolah tertentu tanpa menghubungkan variabel lain yang mungkin mempengaruhinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hipotesis Asosiatif<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Hipotesis<\/strong>: Ada hubungan antara kebiasaan olahraga dan kesehatan mental pada orang dewasa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>: Hipotesis ini mengindikasikan adanya hubungan antara kebiasaan berolahraga dan kesehatan mental tanpa menjelaskan sebab-akibat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hipotesis Komparatif<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Hipotesis<\/strong>: Produktivitas kerja lebih tinggi pada karyawan yang menggunakan perangkat lunak terbaru dibandingkan dengan karyawan yang menggunakan perangkat lunak lama.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>: Hipotesis ini membandingkan produktivitas antara dua kelompok karyawan berdasarkan jenis perangkat lunak yang mereka gunakan untuk melihat apakah perangkat lunak yang lebih baru meningkatkan produktivitas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Contoh Hipotesis Kausal<\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Hipotesis<\/strong>: Tingginya stres pekerjaan menyebabkan penurunan kesehatan mental karyawan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Penjelasan<\/strong>: Stres pekerjaan adalah variabel independen, dan kesehatan mental karyawan adalah variabel dependen. Hipotesis ini menyelidiki apakah stres di tempat kerja menyebabkan masalah kesehatan mental.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut tadi pengertian, jenis, cara membuat, dan contoh hipotesis penelitian. Semoga dapat membantu Anda dalam memahami hal tersebut!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ingin tingkatkan kemampuan penelitian? Ebizmark solusinya!<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ebizmark menghadirkan pelatihan melalui <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/kelas-gratis\/\">kelas gratis<\/a> dan <a href=\"https:\/\/ebizmark.id\/bootcamp\/\">bootcamp <\/a>bagi para akademisi untuk meningkatkan skill penelitiannya. Daftar sekarang juga! Untuk dapatkan informasi menarik lainnya, kunjungi <a href=\"https:\/\">Ebizmark Blog<\/a> dan <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/ebizmark.id\/\">Instagram @<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain mencari topik, hal pertama yang harus dilakukan peneliti dalam melakukan sebuah penelitian adalah menentukan&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7,5],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1559","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penelitian","category-skripsi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh - Ebizmark Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hipotesis penelitian menjadi dasar dari sebuah penelitian. Peneliti harus menentukannya sejak awal dengan baik. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh - Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hipotesis penelitian menjadi dasar dari sebuah penelitian. Peneliti harus menentukannya sejak awal dengan baik. Pelajari selengkapnya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-06-07T04:33:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-06-11T07:04:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Moch. Ricky Novarismansyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Moch. Ricky Novarismansyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh - Ebizmark Blog","description":"Hipotesis penelitian menjadi dasar dari sebuah penelitian. Peneliti harus menentukannya sejak awal dengan baik. Pelajari selengkapnya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh - Ebizmark Blog","og_description":"Hipotesis penelitian menjadi dasar dari sebuah penelitian. Peneliti harus menentukannya sejak awal dengan baik. Pelajari selengkapnya di sini!","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2024-06-07T04:33:05+00:00","article_modified_time":"2024-06-11T07:04:27+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Moch. Ricky Novarismansyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Moch. Ricky Novarismansyah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/"},"author":{"name":"Moch. Ricky Novarismansyah","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a261c9ef3afcaa39172bedf28dd3928a"},"headline":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh","datePublished":"2024-06-07T04:33:05+00:00","dateModified":"2024-06-11T07:04:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/"},"wordCount":749,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg","articleSection":["Penelitian","Skripsi"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/","name":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh - Ebizmark Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-1024x683.jpg","datePublished":"2024-06-07T04:33:05+00:00","dateModified":"2024-06-11T07:04:27+00:00","description":"Hipotesis penelitian menjadi dasar dari sebuah penelitian. Peneliti harus menentukannya sejak awal dengan baik. Pelajari selengkapnya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/lala-azizli-u0lBTIZgb-g-unsplash-scaled.jpg","width":2560,"height":1707},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/hipotesis-penelitian-pengertian-jenis-cara-membuat-contoh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Hipotesis Penelitian: Pengertian, Jenis, Cara Membuat, Contoh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/a261c9ef3afcaa39172bedf28dd3928a","name":"Moch. Ricky Novarismansyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cfc0d1defae95e0e6ce2841d51f621aee5138ff23f330abc20f9089ee19cf65e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cfc0d1defae95e0e6ce2841d51f621aee5138ff23f330abc20f9089ee19cf65e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/cfc0d1defae95e0e6ce2841d51f621aee5138ff23f330abc20f9089ee19cf65e?s=96&d=mm&r=g","caption":"Moch. Ricky Novarismansyah"},"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/mohricky\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1559"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1569,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1559\/revisions\/1569"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1559"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}