{"id":1202,"date":"2024-02-26T06:32:22","date_gmt":"2024-02-26T06:32:22","guid":{"rendered":"https:\/?p=1202"},"modified":"2024-02-26T06:32:23","modified_gmt":"2024-02-26T06:32:23","slug":"uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/","title":{"rendered":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1016\" height=\"626\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg\" alt=\"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas\" class=\"wp-image-1203\" style=\"width:655px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg 1016w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas-300x185.jpg 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas-768x473.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1016px) 100vw, 1016px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu yang harus dilakukan dalam penelitian kuantitatif adalah menguji hasil lapangan dengan beberapa rumus untuk membuktikan bahwa penelitian tersebut valid dan konsisten. Uji yang dilakukan adalah uji validitas dan uji reliabilitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Uji validitas adalah proses untuk mengevaluasi sejauh mana instrumen pengukuran atau alat yang digunakan dalam penelitian dapat benar-benar mengukur apa yang dimaksudkan untuk diukur. Ini menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa hasil penelitian dapat diandalkan dan akurat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan, uji reliabilitas adalah langkah yang digunakan untuk memastikan bahwa instrumen pengukuran atau alat yang digunakan konsisten dalam memberikan hasil yang sama jika diulang penggunaannya. Instrumen dapat dikatakan reliabel ketika dapat diandalkan untuk memberikan hasil yang konsisten, yang merupakan prasyarat untuk validitas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metode Uji Validitas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Terdapat beberapa metode untuk menguji validitas, berikut beberapa metode umum untuk menguji validitas dalam penelitian :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Validitas Konten<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana instrumen pengukuran mencakup semua aspek yang relevan dari konsep yang diukur. Ini dilakukan melalui tinjauan oleh para ahli di bidang tersebut untuk memastikan bahwa instrumen benar-benar mencakup konstruk yang dimaksudkan.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><strong>Validitas Konstruk<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>salah satu metode yang umum digunakan adalah analisis faktor, yang melibatkan penggunaan statistik untuk mengidentifikasi hubungan antara item-item instrumen.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li><strong>Validitas Kriteria<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Uji ini untuk menguji sejauh mana hasil dari instrumen pengukuran berkorelasi dengan hasil dari instrumen lain yang diakui sebagai standar emas atau kriteria yang valid. Contohnya, dalam penelitian psikologi, kamu ingin membandingkan skor tes kepribadian dengan perilaku nyata individu untuk memastikan bahwa tes tersebut valid.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><strong>Validitas Konvergen<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana instrumen pengukuran berkorelasi dengan instrumen lain yang seharusnya mengukur konstruk yang sama.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li><strong>Validitas Diskriminan<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana instrumen pengukuran tidak berkorelasi dengan instrumen lain yang seharusnya mengukur konstruk yang berbeda.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\n<li><strong>Uji Pra Produksi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Bertujuan sebagai pengujian awal instrumen sebelum digunakan dalam penelitian utama untuk memastikan bahwa instrumen tersebut dapat digunakan secara efektif dan sesuai dengan tujuan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\">\n<li><strong>Analisis Reliabilitas<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Meskipun bukan uji validitas, reliabilitas (ketepatan atau konsistensi) instrumen juga penting untuk dipertimbangkan, karena instrumen yang tidak konsisten tidak mungkin valid.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Metode Reliabilitas<\/h2>\n\n\n\n<p>Instrumen yang reliabel dapat diandalkan untuk memberikan hasil yang konsisten, yang merupakan prasyarat untuk validitas. Berikut ini adalah beberapa metode umum untuk menguji reliabilitas dalam penelitian :\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Uji Reliabilitas Internal<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Salah satu teknik yang umum digunakan adalah koefisien alpha Cronbach. Koefisien alpha mengindikasikan sejauh mana item-item dalam instrumen berkorelasi satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><strong>Uji Reliabilitas Test-Retest<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Uji ini melibatkan membagi instrumen menjadi dua set yang setara dan kemudian menghitung korelasi antara dua set ini. Metode Spearman-Brown atau Guttman split-half digunakan untuk menghitung koefisien korelasi reliabilitas.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><strong>Uji Reliabilitas Paralel<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Uji ini menggunaan dua versi dari instrumen yang sama kepada subjek yang sama pada waktu yang sama. Konsistensi antara dua versi ini kemudian dievaluasi menggunakan metode yang sama dengan uji test-retest.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li><strong>Uji Reliabilitas Inter-Rater<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Metode ini digunakan ketika dua atau lebih penilai atau peneliti menerapkan instrumen pengukuran yang sama pada subjek yang sama. Koefisien korelasi antar-penilai atau inter-rater digunakan untuk mengukur konsistensi antara penilaian mereka.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\n<li><strong>Uji Reliabilitas Cronbach\u2019s Alpha<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Metode ini yang paling umum digunakan untuk mengukur reliabilitas internal. Koefisien alpha Cronbach mengukur sejauh mana item-item dalam instrumen pengukuran berkorelasi satu sama lain, dengan nilai yang mendekati 1 menunjukkan reliabilitas yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Langkah <\/strong>Uji<strong> Validitas dan Reliabilitas dengan SPSS<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"697\" src=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SPSS.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1204\" style=\"width:614px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SPSS.png 1024w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SPSS-300x204.png 300w, https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/SPSS-768x523.png 768w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menguji validitas dan reliabilitas menggunakan perangkat lunak SPSS :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Persiapkan Data<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Masukkan data kamu ke dalam perangkat lunak SPSS.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\">\n<li><strong>Identifikasi Variabel<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Tentukan variabel atau item yang ingin kamu uji validitasnya.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\">\n<li><strong>Buka Menu \u201cAnalyze\u201d<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Di menu utama SPSS, buka menu \u201cAnalyze\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\">\n<li><strong>Pilih \u201cScale\u201d<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Di dalam menu \u201cAnalyze\u201d, pilih opsi \u201cScale\u201d dan kemudian klik \u201cDescriptive Statistics\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"5\">\n<li><strong>Pilih \u201cExplore\u201d<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam submenu \u201cDescriptive Statistics\u201d, pilih opsi \u201cExplore\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"6\">\n<li><strong>Pilih Variabel<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Pilih variabel atau item yang ingin kamu uji validitasnya dan pindahkan ke kotak \u201cDependent List\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"7\">\n<li><strong>Konfigurasi Pengujian<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Konfigurasikan pengujian sesuai kebutuhan kamu. Pastikan untuk memilih opsi \u201cPlots\u201d dan centang \u201cDescriptive Statistics\u201d dan \u201cCompare groups\u201d di bagian \u201cOptions\u201d.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"8\">\n<li><strong>Klik \u201cOK\u201d<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah mengkonfigurasi pengujian, klik \u201cOK\u201d untuk menjalankan analisis.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"9\">\n<li><strong>Interpretasi Hasil<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Setelah analisis selesai, SPSS akan menampilkan hasilnya. Perhatikan statistik deskriptif seperti mean, median, dan deviasi standar untuk setiap variabel. kamu juga dapat mengevaluasi histogram dan boxplot untuk melihat distribusi data.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"10\">\n<li><strong>Evaluasi dan Interpretasi<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Evaluasi hasil pengujian validitas kamu. Perhatikan apakah distribusi data dan statistik deskriptif sesuai dengan konstruk yang diukur.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"11\">\n<li><strong>Laporan Hasil<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Laporkan hasil analisis validitas kamu dalam laporan penelitian kamu, termasuk statistik deskriptif yang diukur dan interpretasinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Diatas merupakan langkah-langkah dasar untuk menguji validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ingin skripsi, tesis, disertasi, dan jurnal lancar? Ebizmark menjadi jawabannya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ebizmark hadir untuk membantu para akademisi mencapai tujuannya untuk melakukan penelitian dengan baik, kamu bisa baca artikel lainnya di <a href=\"https:\/\">https:\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa langsung konsultasi atau tanya-tanya di sosial media instagram @<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Salah satu yang harus dilakukan dalam penelitian kuantitatif adalah menguji hasil lapangan dengan beberapa rumus&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-1202","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-penelitian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Uji validitas dan uji reliabilitas adalah pengukuran yang digunakan untuk melihat keefektifan instrumen penelitian.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Uji validitas dan uji reliabilitas adalah pengukuran yang digunakan untuk melihat keefektifan instrumen penelitian.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Ebizmark Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-02-26T06:32:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-02-26T06:32:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Alifa Ambar Sari\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Alifa Ambar Sari\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen","description":"Uji validitas dan uji reliabilitas adalah pengukuran yang digunakan untuk melihat keefektifan instrumen penelitian.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen","og_description":"Uji validitas dan uji reliabilitas adalah pengukuran yang digunakan untuk melihat keefektifan instrumen penelitian.","og_url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/","og_site_name":"Ebizmark Blog","article_published_time":"2024-02-26T06:32:22+00:00","article_modified_time":"2024-02-26T06:32:23+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg","type":"","width":"","height":""}],"author":"Alifa Ambar Sari","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Alifa Ambar Sari","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/"},"author":{"name":"Alifa Ambar Sari","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7c87cd8b49cff660f685c2d53b55e6dc"},"headline":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen","datePublished":"2024-02-26T06:32:22+00:00","dateModified":"2024-02-26T06:32:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/"},"wordCount":769,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg","articleSection":["Penelitian"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/","name":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen","isPartOf":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg","datePublished":"2024-02-26T06:32:22+00:00","dateModified":"2024-02-26T06:32:23+00:00","description":"Uji validitas dan uji reliabilitas adalah pengukuran yang digunakan untuk melihat keefektifan instrumen penelitian.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#primaryimage","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2024\/02\/Validitas-dan-Reliabilitas.jpg","width":1016,"height":626},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/uji-validitas-dan-uji-reliablitas-untuk-mengukur-instrumen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Untuk Mengukur Instrumen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","name":"Ebizmark Blog","description":"Kumpulan informasi mengenai penelitian, olah data, dosen, mahasiswa","publisher":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#organization","name":"Ebizmark","alternateName":"PT Ebiz Prima Nusa","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","contentUrl":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/cropped-cropped-Logo-Baru-Ebizmark-e1749526996722.png","width":200,"height":67,"caption":"Ebizmark"},"image":{"@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7c87cd8b49cff660f685c2d53b55e6dc","name":"Alifa Ambar Sari","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58ef5aa43e4e705aa5affc967a73b0a8d1d72886dfcf5702d2e31985349516d7?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58ef5aa43e4e705aa5affc967a73b0a8d1d72886dfcf5702d2e31985349516d7?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/58ef5aa43e4e705aa5affc967a73b0a8d1d72886dfcf5702d2e31985349516d7?s=96&d=mm&r=g","caption":"Alifa Ambar Sari"},"sameAs":["https:\/\/instagram.com\/alifa.ambar","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/alifa-ambar-sari"],"url":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/author\/alifahambarsari\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1202"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1209,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1202\/revisions\/1209"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1202"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1202"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1202"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebizmark.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=1202"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}