Jangan Terbalik! Ini Perbedaan Metode Penelitian Etnografi dan Penelitian Lapangan

Ilustrasi Artikel Poster Etnografi dan Penelitian Lapangan

Sekilas penelitian etnografi dan penelitian lapangan (field research) keduanya terlihat sama karena keduanya mengharuskan peneliti untuk turun langsung ke lokasi target penelitian dan berinteraksi dengan subjek penelitian serta mengumpulkan data secara alami. Meskipun terlihat sama, nyatanya kedua metode penelitian kualitatif ini berbeda satu sama lain. Melalui artikel ini, kamu akan mengetahui perbedaan antara metode etnografi dan penelitian lapangan. Simak di bawah ini.

 

Read More

Apa Itu Penelitian Etnografi dan Penelitian Lapangan?

Penelitian menggunakan metode etnografi bukan hanya mengamati suatu kelompok dari jauh, tetapi harus turun ke lapangan secara langsung dan memahami cara hidup, pola kebudayaan, dan perilaku dalam jangka waktu yang panjang dari sudut pandang masyarakat. Di sini kamu sebagai peneliti akan melebur ke dalam rutinitas subjek untuk mendapatkan hasil laporan yang utuh.

Sementara penelitian lapangan (field research) pada hakikatnya adalah sebuah payung konsep dan teknis pengumpulan data, di mana kamu secara langsung mendatangi, mengamati, dan berinteraksi dengan subjek di realitas kehidupan nyata mereka. Penelitian lapangan lebih merujuk pada aktivitas fisikmu untuk mengumpulkan data empiris di lapangan. 

 

Baca juga: Langkah Penelitian Kualitatif Menggunakan Metode Etnografi

 

Perbedaan Metode Etnografi dengan Penelitian Lapangan (Field Research)

Agar kamu tidak salah memilih metode penelitian, di bawah ini adalah beberapa perbedaan antara etnografi dan penelitian lapangan:

1. Fokus dan Tujuan Penelitian

Pada penelitian menggunakan metode etnografi, fokus dan tujuan penelitiannya lebih mengarah ke pendeskripsian secara holistik dan menafsirkan sistem kepercayaan, pola budaya, perilaku, aturan tak tertulis, dan interaksi sosial berulang dari suatu komunitas.

Di samping itu, pada penelitian lapangan mengharuskan kamu untuk eksplorasi secara empiris sebuah peristiwa yang spesifik, program kerja, dinamika individu, atau aktivitas tertentu di dalam realitas kehidupan kerja.

2. Satuan Analisis

Etnografi lebih menekankan pada analisis sekelompok orang yang berbagi nilai, bahasa, pedoman perilaku, dan kebudayaan yang sama dalam rentang waktu yang lama.

Berbeda dengan penelitian lapangan yang meneliti individu, kelompok birokratis, organisasi, program spesifik, atau fenomena yang dibatasi oleh ruang dan waktu.

3. Eksekusi dan Durasi Pengumpulan Data

Di penelitian etnografi mengharuskan periode kerja lapangan yang sangat panjang yang dapat berlangsung berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk menangkap siklus hidup alami kelompok yang diteliti.

Pada penelitian lapangan durasi kerja jauh lebih fleksibel yang dapat diselesaikan dalam hitungan minggu atau kunjungan secara berkala selama data telah menjawab rumusan masalah.

4. Teknik dan Alat Pengumpulan Data

Di etnografi, penelitian tidak melakukan wawancara secara gamblang, tetapi proses untuk mendapatkan data diperoleh melalui pendekatan diri peneliti dengan subjek. Sehingga informasi yang didapat berdasarkan percakapan alami.

Berbeda dengan penelitian lapangan yang menggunakan wawancara semi terstruktur, kuesioner terbuka, serta telaah artefak dan arsip resmi.

5. Peran dan Posisi Peneliti di Lapangan

Bertindak sebagai instrumen utama yang melebur sepenuhnya dengan lingkungan kultural, mengadopsi cara hidup subjek, dan sangat rentan terhadap culture shock. Ini merupakan peran dan posisi peneliti dalam penelitian etnografi.

Pada penelitian lapangan, kamu akan bertindak sebagai investigator, pengamat, sistem, atau pewawancara yang tidak diwajibkan untuk menginternalisasi nilai lokal. Sehingga kamu tidak perlu hidup bersama subjek secara terus menerus seperti pada etnografi.

6. Karakteristik Laporan Akhir

Penelitian metode etnografi berupa naratif yang merepresentasikan pandangan dunia melalui deskripsi yang lengkap mengenai sistem budaya dari kelompok yang telah diteliti.

Dalam penelitian lapangan akan membuat laporan berupa deskripsi analitis dan rekomendasi terarah tentang suatu kasus atau fenomena yang berfokus pada penyelesaian masalah spesifik penelitian.


Itulah beberapa perbedaan antara penelitian metode etnografi dengan penelitian lapangan. Pada dasarnya keduanya memiliki kesamaan, yaitu penelitian yang sama-sama harus turun ke lapangan untuk mendapatkan data penelitian. Tetapi memiliki perbedaan dalam teknis sesuai dengan yang telah disebutkan di atas.

 

Solusi Bimbingan Penelitian agar Tidak Salah Memilih Metode Penelitian

Bagi kamu yang membutuhkan bimbingan supaya tidak salah pilih metode penelitian, kamu dapat berkonsultasi dengan tim MyData yang dapat bimbing penelitian kamu dari awal sampai akhir bersama dengan ahlinya. Kamu juga dapat menggunakan jasa olah data yang juga tersedia di MyData.

Ayo konsultasi sekarang dan jangan sampai lewatkan kesempatan ini ya!

Follow akun Instagram dan TikTok Ebizmark untuk dapatkan informasi mengenai penelitian dan pelatihan penelitian yang terjangkau untuk kamu.

Related posts