Sebagian besar mahasiswa tingkat akhir yang belum menentukan penelitian skripsi biasanya terbayang oleh rumus statistik yang rumit pada penelitian kuantitatif. Padahal olah data penelitian kuantitatif tidak semuanya bikin pusing dan sulit. Ada beberapa metode yang membuat skripsi kuantitatif kamu mudah diolah. Karena pada dasarnya penelitian tidak diukur dari seberapa rumit metodenya, tetapi seberapa tepat metode yang dipakai menjawab rumusan masalah.
Artikel ini hadir untuk kamu yang ingin mencari referensi untuk memilih metode pada skripsi yang dapat bantu kamu menyelesaikannya lebih cepat.
Baca juga: Macam-macam Uji Data Penelitian Kuantitatif yang Wajib Mahasiswa Tahu!
Daftar Metode Penelitian dengan Pendekatan Kuantitatif yang Mudah untuk Skripsi
Metode penelitian yang dapat kamu gunakan dalam skripsi kamu yang tergolong mudah sebagai berikut:
1. Metode Survei Deskriptif
Pada penelitian kuantitatif, metode ini yang paling populer di kalangan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Faktanya metode survei deskriptif hanya digunakan untuk menggambarkan suatu fenomena, sikap, atau perilaku dari populasi tertentu, tanpa perlu mencari hubungan sebab-akibat yang rumit. Sehingga uji statistik tingkat tinggi dari hasil kuesioner tidak perlu dilakukan, karena cukup menggunakan persentase, rata-rata (mean), dan modus.
Contoh penerapan: “Tingkat Kepuasan Pelanggan terhadap Layanan Aplikasi X”
2. Metode Penelitian Korelasional
Korelasional adalah metode yang bertujuan untuk mencari tahu apakah ada hubungan antara dua variabel (Variabel X dan Variabel Y), serta seberapa kuat hubungan tersebut. Di metode ini kamu cukup kumpulkan data dua hal berbeda dari satu kelompok responden yang sama, yang kemudian diuji menggunakan rumus Korelasi Pearson atau Spearman
Penelitian menggunakan metode Korelasional tidak perlu membuktikan bahwa X menyebabkan Y, cukup buktikan bahwa saat X naik dan Y ikut naik, ataupun sebaliknya.
Contoh penerapan: “Hubungan antara Intensitas Bermain Media Sosial dengan Tingkat Stres Akademik Mahasiswa.”
3. Metode Komparatif
Komparatif merupakan salah satu metode yang bertujuan untuk membandingkan keberadaan satu variabel atau lebih pada dua kelompok sampel yang berbeda. Biasanya pada metode ini hanya akan menggunakan Uji T (T-Test) atau ANOVA untuk melihat apakah ada perbedaan yang signifikan antara kelompok A dan kelompok B.
Contoh Penerapan: “Perbedaan Kinerja Karyawan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) di Perusahaan X.”
Metode penelitian menggunakan tiga metode penelitian untuk kuantitatif memang cukup mudah dan terhitung cepat untuk penelitian. Sehingga penelitian ini cocok untuk kamu yang tidak mempunyai banyak waktu dan tenaga untuk melakukan penelitian.
Baca juga: Langkah Pengerjaan Seminar Proposal Skripsi yang Auto Dosen ACC
Tips Memilih Metode Penelitian Kuantitatif yang Tepat
Beberapa metode di atas mungkin dapat menjadi bahan pertimbangan kamu untuk memilih metode penelitian. Tetapi sebelum kamu menetapkan metode kamu, perlu kamu perhatikan tips di bawah ini:
1. Pastikan Ketersediaan Responden
Penelitian tidak akan berjalan jika responden tidak dapat dijangkau atau tidak bisa diakses, karena metode yang dipilih tidak akan berguna. Maka dari itu kamu perlu memastikan responden yang akan kamu tuju dapat kamu akses dengan mudah ketika kamu merancang proposal skripsi.
2. Kuasai Software Dasar untuk Pengolahan Data
Meskipun kamu akan memilih metode yang mudah, kamu tetap akan membutuhkan alat olah data seperti SPSS atau bahkan Microsoft Excel dengan menggunakan Data Analysis Toolpak.
Baca juga: 50 Shortcut MS Excel yang Wajib Kamu Tahu
Solusi Olah Data Kuantitatif Skripsi Hemat Waktu dan Tenaga
Kalau kamu ingin olah data lebih cepat, MyData hadir dengan jasa olah data yang dapat membantu olah data penelitian skripsi kamu dengan cepat oleh ahlinya.
Kamu juga bisa melakukan bimbingan pra penelitian di MyData agar metode yang kamu pilih cocok untuk penelitian kamu.
Jangan sampai melewatkan kesempatannya ya! Ayo konsultasi sekarang!







